![]() |
Foto hanya ilustrasi |
BANJARMASIN, kalseltoday.com – Insiden penikaman mengejutkan warga di kawasan Banua Anyar, Banjarmasin, Selasa (5/8/2025) siang. Korban, seorang sopir angkut bernama Madan, mengalami luka di bagian tangan kiri setelah diduga ditikam oleh pengendara mobil usai berselisih paham di lampu merah.
Peristiwa bermula saat Madan menegur pengendara mobil jenis Sigra berpelat DA 1XXX yang disebut hendak menerobos lampu merah di kawasan Jalan Sultan Adam. Teguran itu rupanya memicu emosi pelaku, yang kemudian diduga mengejar Madan hingga ke depan sebuah bengkel di kawasan Banua Anyar.
“Menurut pengakuan korban, pelaku sempat membuka pintu mobil lalu langsung menikam,” ungkap Bani, adik sepupu korban, saat berada di lokasi kejadian.
Usai insiden, warga sempat mengamankan barang-barang milik korban berupa kunci mobil, handphone, dan sebungkus rokok yang tertinggal di sekitar lokasi. Madan sendiri langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anshari Saleh untuk mendapatkan penanganan medis.
Awalnya, korban dikira mengalami luka tusuk di bagian perut. Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata luka berada di lengan kiri. “Tangannya yang kena, ditutupi pakai bajunya. Mungkin untuk menahan darah keluar,” jelas Bani sambil memperagakan gerakan korban saat itu.
Madan diketahui bekerja sebagai sopir angkut serabutan yang sehari-hari mencari nafkah di wilayah Jalan Pramuka, Banjarmasin Timur. Ia merupakan tulang punggung keluarga, memiliki dua anak, dan sang istri tinggal di daerah Anjir, Kabupaten Barito Kuala.
Hingga saat ini, identitas pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Kasus penikaman tersebut turut mendapat perhatian warga sekitar yang berharap aparat penegak hukum segera mengungkap pelaku dan motif pastinya. (***)
Berita