KOTABARU, kalseltoday.com — Sebuah pohon besar dengan diameter sekitar 80 sentimeter tumbang di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kotabaru akibat angin kencang, Sabtu (10/01/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 Wita, bertepatan dengan waktu salat Subuh. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pohon tumbang hanya menimpa sebagian bangunan yang digunakan sebagai Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotabaru.
Akibat kejadian tersebut, sebagian kecil atap bangunan dan kanopi teras Sekretariat PWI mengalami kerusakan. Batang dan ranting pohon yang menimpa bangunan telah berhasil dibersihkan.
Penanganan cepat dilakukan oleh DPUPR Kotabaru yang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hanya dalam beberapa jam, sisa batang dan ranting pohon berhasil dievakuasi oleh personel BPBD bersama petugas DPUPR.
Kolaborasi dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini patut diapresiasi. Dalam proses pembersihan, BPBD bertugas memotong batang dan ranting pohon serta mengumpulkannya di satu titik, sementara petugas DPUPR memuat potongan kayu ke dalam dump truk untuk kemudian dibuang ke lokasi yang telah ditentukan.
Kepala Pelaksana BPBD Kotabaru, Hendra Indrayana, melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Fahmi, menyampaikan bahwa pihaknya menurunkan belasan personel setelah menerima laporan dari DPUPR.
“Sekitar pukul 08.00 Wita kami menerima laporan, dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pembersihan,” ujar Fahmi.
Selain personel, BPBD juga menurunkan sejumlah peralatan guna mempercepat proses penormalisasian area terdampak. “Alhamdulillah, seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fahmi menyebutkan pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemangkasan ranting pohon lain di sekitar lingkungan kantor DPUPR sebagai langkah antisipasi.
Hal senada disampaikan salah satu pegawai DPUPR Kotabaru. Menurutnya, rencana pemangkasan dilakukan karena kondisi beberapa ranting pohon terlihat rapuh dan berpotensi membahayakan.
“Kami akan bersurat ke Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk melakukan pemangkasan ranting, karena dikhawatirkan dapat menimpa rumah warga,” tandasnya.
(Kalsel today.com/Siti Rahmah)
Kalau mau, saya bisa:
- Menyesuaikan gaya bahasa hard news atau feature
- Memendekkan untuk rilis cepat
- Atau mengubah lead supaya lebih dramatis dan kuat secara jurnalistik 👍

Berita