Berita

Breaking News

Emosi dan Cemburu Diduga Picu Pembakaran Rumah di Tulungagung

TULUNGAGUNG, kalseltoday.com – Sebuah rumah milik warga Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, ludes dilalap api pada Minggu (11/1/2026) dini hari. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB itu diduga kuat merupakan aksi pembakaran yang disengaja.

Rumah yang terbakar diketahui milik HI (41), warga Dusun Sadeng RT 01 RW 01, Desa Sambijajar. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya, sehingga rumah tersebut tidak dapat digunakan kembali.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp250 juta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 02.30 WIB, seorang pria berinisial ET alias Kentong (45), warga Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, Tulungagung, yang diketahui merupakan pacar korban, sempat terlihat berada di sebuah warung kopi tepat di depan rumah korban. Tak lama berselang, api mulai membesar dan melalap rumah tersebut hingga rata dengan tanah.

Kasi Operasional Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tulungagung, Bambang Pidekso, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan, saat kejadian rumah dalam kondisi kosong. (***)

“Laporan kebakaran kami terima pukul 03.16 WIB. Tim langsung berangkat pukul 03.20 WIB dan tiba di lokasi pukul 03.30 WIB,” jelas Bambang.

Untuk memadamkan api, Damkar Tulungagung mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan dua unit mobil tangki suplai air. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.20 WIB.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdianto, membenarkan adanya dugaan tindak pidana pembakaran yang dilakukan oleh orang lain. Ia menyebut, peristiwa tersebut telah tercatat dalam laporan polisi dengan nomor LP/B/01/I/RES.1.24./2026/SPKT Unit Reskrim Polsek Sumbergempol, tertanggal 11 Januari 2026.

“Pelapor sekaligus korban adalah HI (41). Saat ini, polisi telah menetapkan ET sebagai terlapor dalam kasus dugaan pembakaran rumah tersebut,” terang Iptu Nanang.

Ia menambahkan, pelaku diduga melakukan aksi pembakaran karena diliputi rasa cemburu dan emosi terhadap korban, sebelum akhirnya menyerahkan diri kepada pihak kepolisian. Untuk mencegah api merembet ke bangunan lain serta mengantisipasi risiko korsleting listrik, petugas mengerahkan total empat unit mobil pemadam kebakaran.

Selain itu, sejumlah saksi, termasuk dua anak yang berada di sekitar lokasi kejadian, telah dimintai keterangan oleh penyidik.

“Kasus ini masih kami tangani untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.

© Copyright 2022 - Kalsel Today