Berita

Breaking News

Ribuan Warga Sasak Lombok di Kalsel Gelar Halalbihalal, Rayakan Tradisi di Tanah Perantauan


BANJARBARU, kalseltoday.com — Semarak budaya Nusa Tenggara Barat mewarnai Kota Banjarbaru. Ribuan warga perantauan yang tergabung dalam Perkumpulan Lombok Sasak Sehati menggelar kegiatan Halalbihalal bertajuk “Merajut Silaturrahmi, Menguatkan Harmoni dalam Bingkai Iman dan Budaya Nusantara” pada Minggu (5/4/2026).

​Acara diawali dengan atraksi budaya yang memukau. Dentuman Gendang Beleq dan aksi heroik seni ketangkasan Peresean menyita perhatian warga, membawa suasana khas Pulau Seribu Masjid ke jantung Kalimantan Selatan.

​Komitmen Melestarikan Budaya di Tanah Rantau

​Ketua Perkumpulan Lombok Sasak Sehati, Huzaipah Hasan, menjelaskan bahwa agenda ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan upaya menjaga identitas akar budaya di perantauan.

​"Kami ingin mempererat hubungan keluarga besar Sasak Lombok di Kalsel. Selain itu, melalui Gendang Beleq, kami memperkenalkan kekayaan asli Lombok agar menjadi bagian dari keberagaman budaya di Kalimantan Selatan," ujar Huzaipah.

​Ia mencatat, populasi warga Sasak di Kalimantan Selatan telah mencapai sekitar 60.000 jiwa, dengan 20.000 jiwa di antaranya menetap di Banjarbaru. Huzaipah juga menegaskan keterbukaan pihaknya untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah maupun suku lain demi pelestarian budaya bersama.

​Apresiasi dari Berbagai Tokoh

​Kehadiran tokoh masyarakat dan pejabat daerah menambah kekhidmatan acara. Sekretaris DPD Partai Hanura Kalsel, Syarifah Santiyansyah, S.H., M.Si., yang hadir mewakili Ketua DPD Habib Sayed Jafar Alaidrus, memuji kekompakan warga Sasak.

​"Suku Sasak Lombok adalah bagian tak terpisahkan dari kekayaan nusantara. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Semangat solidaritas ini adalah kunci kontribusi positif bagi pembangunan daerah," pesan Syarifah.

​Senada dengan hal tersebut, Hidayatul Rahman dari Kesbangpol Kota Banjarbaru menyatakan bahwa keberadaan berbagai etnis, termasuk suku Sasak, adalah kekuatan utama pembangunan kota.

​"Ini bukti nyata bahwa Banjarbaru dibangun oleh keberagaman yang harmonis. Perbedaan suku justru menjadi kekuatan persatuan kita," tegasnya.

​Penutup yang Berkesan

​Apresiasi juga datang dari Koordinator Wilayah WRC Kalsel, Saparudin, yang berharap komunitas seperti ini terus tumbuh sebagai wadah pemersatu.

​Melalui momentum Halalbihalal ini, keluarga besar Sasak Lombok di Kalimantan Selatan membuktikan bahwa jarak dari kampung halaman bukan penghalang untuk tetap melestarikan tradisi, sembari terus bersinergi membangun harmoni di "Bumi Lambung Mangkurat".

© Copyright 2022 - Kalsel Today