Paparan tersebut disampaikan dalam konferensi pers akhir tahun yang digelar di Mapolresta Banjarmasin, Selasa (30/12) sore. Kegiatan ini dipimpin Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi, didampingi Wakapolresta AKBP Arwin Amrih Wientama, para pejabat utama Polresta, serta dihadiri awak media.
Melalui Kabag Ops Polresta Banjarmasin AKP Supriyanto, Kapolresta menjelaskan bahwa tren gangguan kamtibmas dan kejahatan sepanjang tahun 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024.
“Gangguan kamtibmas pada 2024 tercatat sebanyak 1.245 kasus, sementara pada 2025 menurun menjadi 1.211 kasus. Tren kejahatan juga turun dari 1.155 kasus pada 2024 menjadi 1.117 kasus di tahun 2025,” ujar AKP Supriyanto.
Meski secara umum menurun, beberapa jenis tindak pidana justru mengalami peningkatan. Di antaranya kasus penganiayaan berat yang bertambah 19 kasus, pembunuhan meningkat dua kasus, serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor) naik empat kasus dibandingkan tahun sebelumnya.
Dari sisi penanganan perkara, jumlah kasus yang berhasil ditangani jajaran Polresta Banjarmasin mengalami penurunan cukup signifikan. Pada 2024 tercatat 473 kasus, sementara pada 2025 turun menjadi 253 kasus.
Sementara itu, penanganan kasus narkotika menunjukkan tren peningkatan. Pada tahun 2024 terdapat 220 laporan perkara narkoba, sedangkan pada 2025 meningkat menjadi 270 kasus.
Di bidang lalu lintas, angka pelanggaran dan kecelakaan juga cenderung menurun. Jumlah tilang berkurang sebanyak 561 kasus dan teguran menurun 809 kasus dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk kecelakaan lalu lintas, jumlah korban meninggal dunia turun delapan kasus dan korban luka ringan menurun satu kasus. Namun, korban luka berat meningkat 10 kasus, serta nilai kerugian materiil naik hingga 79 persen atau sekitar Rp180 juta.
Selain capaian penurunan kriminalitas, sepanjang tahun 2025 Polresta Banjarmasin juga meraih sejumlah penghargaan di tingkat daerah maupun nasional. Berbagai operasi kepolisian yang digelar selama tahun berjalan pun dinilai berlangsung aman dan sukses hingga akhir tahun. (Tim)

Berita