SLEMAN, kalseltoday.com — Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Sleman resmi mengalami pergantian hanya beberapa hari setelah polres ini menghadapi sorotan publik luas. Jabatan AKP Mulyanto digantikan oleh AKP Arfita Dewi dalam upacara serah terima jabatan yang digelar pada Jumat, 30 Januari 2026, di Mapolresta Sleman. Upacara ini dipimpin langsung oleh Plh Kapolresta Sleman, Kombes Pol Roedy Yoelianto.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari tindak lanjut Keputusan Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Nomor Skep/37/I/2026 dan untuk mempermudah proses pemeriksaan internal terhadap AKP Mulyanto.
Penetapan Tersangka Hogi Minaya Bikin Gejolak
Belakangan ini, Polresta Sleman menjadi pusat perhatian nasional setelah menetapkan Hogi Minaya (44) sebagai tersangka dalam sebuah kasus yang memicu kontroversi luas. Kasus bermula saat Hogi mengejar dua penjambret yang merampas tas istrinya pada April 2025, yang kemudian berujung pada kecelakaan lalu lintas dan hilangnya nyawa kedua pelaku.
Penetapan Hogi sebagai tersangka dalam perkara lalu lintas (seperti dugaan pelanggaran pasal dalam UU Lalu Lintas) mendapat kritik tajam publik karena dinilai tidak seimbang dengan konteks kejadian dan niat awal Hogi untuk membela keluarga.
Akibatnya, Kapolresta Sleman Kombes Pol Edy Setyanto Erning Wibowo juga dinonaktifkan sementara, menyusul hasil audit internal yang merekomendasikan penonaktifan karena dianggap kurang optimal dalam pengawasan proses hukum terkait kasus tersebut.
Reaksi Publik & Tanggapan Institusi
Kasus ini memantik beragam respons:
- Komisi III DPR RI mengkritik penanganan kasus tersebut, menyebutnya menimbulkan kegaduhan di masyarakat dan menyerukan evaluasi terhadap penetapan tersangka Hogi.
- Mahfud MD, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, menilai seharusnya perkara tersebut tidak berlanjut ke proses pidana biasa karena konteks pembelaan terhadap istri.
- Beberapa laporan menyebut Kejaksaan Negeri Sleman tengah memfasilitasi proses restorative justice antara Hogi dan keluarga korban penjambret, meskipun spektrum penyelesaiannya masih terus bergulir.
Penggantian Jabatan Sebagai Upaya Pemulihan Kepercayaan Publik
Menurut pernyataan Polda DIY, pergantian jabatan Kasatlantas dan penonaktifan Kapolresta Sleman merupakan langkah untuk menjaga profesionalitas institusi, sekaligus memastikan objektivitas pemeriksaan internal. Ia juga dianggap perlu untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum di tengah tekanan publik yang tinggi. (Red)

Berita