| Foto hanya ilustrasi |
Terduga pelaku diketahui berinisial RN (35), yang merupakan tetangga korban. Terbaru, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap RN.
“Sudah dilakukan pemeriksaan kejiwaannya, namun hasilnya belum keluar,” ujar Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubulon melalui Kasubsi PIDM Humas Polres HST, Aiptu M Husaini, Kamis (5/2/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, RN sebelumnya tercatat pernah mengalami gangguan mental kejiwaan.
“Memang sebelumnya pernah tercatat sebagai pasien pengidap schizophrenia dan sempat dirawat di RSUD H Damanhuri Barabai pada tahun 2025,” jelas Husaini.
Sebelumnya, peristiwa tragis tersebut menggemparkan warga Desa Hilir Banua pada Selasa (3/2/2026) sekitar pukul 23.30 Wita. Korban yang masih berstatus pelajar tingkat menengah ditemukan tewas di rumahnya dengan luka sayat di bagian leher.
Sebelum kejadian, sejumlah warga sempat mendengar suara pintu rumah korban seperti didobrak. Tak lama kemudian terdengar teriakan dari dalam rumah. Setelah itu, warga melihat RN keluar dari lokasi sambil menenteng sebilah parang.
Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.
“Saat ini terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres HST untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” tutup Husaini. (Tim)
Berita