TABALONG, kalseltoday.com - Untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam bidang ketahanan pangan, Polres Tabalong kembali melaksanakan panen raya jagung hibrida kuartal I tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (26/3/2026) di tiga kecamatan di Kabupaten Tabalong, yakni Kecamatan Tanta, Kecamatan Murung Pudak, dan Kecamatan Muara Uya.
Di Kecamatan Tanta, tepatnya di lahan pertanian Desa Padang Panjang RT 02, Kelompok Tani Panca Warga berhasil mengelola lahan seluas 4 hektare dan menghasilkan panen jagung sebanyak 3 ton. Sementara itu, di Desa Kasiau Raya, Kecamatan Murung Pudak, Kelompok Tani Bina Usaha yang diketuai oleh Joko bersama anggotanya mengelola lahan seluas 1 hektare dengan hasil panen diperkirakan mencapai 2 ton.
Hasil panen tertinggi pada kuartal I tahun 2026 diraih oleh Poktan Lumbung Rezeki yang berlokasi di Desa Simpung Layung RT 11, Kecamatan Muara Uya. Kelompok tani tersebut mampu mengelola lahan seluas 2 hektare milik Sahid dan menghasilkan sebanyak 6 ton jagung pakan.
Seluruh hasil panen jagung dari tiga kecamatan tersebut selain dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di wilayah sekitar, juga akan dijual ke Bulog yang berada di Barabai. Proses panen masih dilakukan secara manual oleh para petani. Setelah dipanen, jagung dipipil menggunakan mesin pemipil, kemudian dijemur selama beberapa hari guna menurunkan kadar air sebelum dikirim ke Bulog.
Menanggapi kegiatan tersebut, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr. Opsla melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolsek Tanta, Kapolsek Murung Pudak, dan Kapolsek Muara Uya atas peran aktif dalam mendukung pelaksanaan panen raya jagung serentak ini.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata keseriusan Polri hingga tingkat Polsek dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya pada komoditas jagung, serta bentuk sinergi dengan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya. (*)


Berita