KOTABARU, kalseltoday.com - Pemerintah Kabupaten Kotabaru melaui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kotabaru bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) menggelar Forum Sharing Session Pengelolaan Keuangan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan setda kotabaru, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Bamega Kantor Bupati Kotabaru tersebut diikuti oleh ASN lingkup Setda sebagai upaya meningkatkan literasi dan kemampuan dalam mengelola keuangan pribadi secara efektif, terencana, dan berkelanjutan.

Asisten Administrasi Umum Setda Kotabaru, Anang Muhamad Zen, dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini tidak membahas pengelolaan keuangan instansi, melainkan pengelolaan keuangan pribadi ASN. Menurutnya, kemampuan mengatur keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesejahteraan dan kedisiplinan pegawai.

“Banyak persoalan yang berawal dari pengelolaan keuangan yang kurang baik. Padahal ASN memiliki pendapatan yang relatif stabil setiap bulan. Karena itu, penting bagi kita untuk belajar mengelola pendapatan dan pengeluaran secara bijak,” ujarnya.

Ia menambahkan, tantangan keuangan di era digital semakin beragam, mulai dari kemudahan berutang melalui layanan pinjaman hingga perilaku konsumtif yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi keluarga. Melalui kegiatan ini, ASN diharapkan memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kepala Cabang BSI KCP Kotabaru, Zainal Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Kotabaru ke-76 Tahun 2026. BSI bersama BKPSDM telah melaksanakan program serupa di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan literasi keuangan ASN.

“Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BSI untuk berbagi pengetahuan mengenai pelayanan prima dan pengelolaan keuangan. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan manfaat dan keberkahan bagi seluruh peserta,” kata Zainal.

Dalam sesi materi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai perencanaan keuangan pribadi, pengelolaan pendapatan dan pengeluaran, pentingnya menabung dan berinvestasi, serta pemanfaatan layanan keuangan syariah yang sesuai dengan kebutuhan ASN.

Selain itu, BSI juga memberikan materi mengenai service excellence atau layanan prima yang menjadi salah satu aspek penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. ASN diharapkan mampu menerapkan prinsip-prinsip pelayanan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai tantangan pengelolaan keuangan yang dihadapi ASN saat ini. Melalui forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Kotabaru terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, tetapi juga dalam aspek pengelolaan keuangan pribadi guna mewujudkan ASN yang profesional, sejahtera, dan berintegritas. (Siti Rahmah)