Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Indeks Berita

Berebut Bahan Makanan, 11 Orang Tewas di Pakistan

Sabtu, April 01, 2023 | 13.05 WIB | 0 Views Last Updated 2023-04-01T06:05:42Z
Foto istimewa

Kalseltosay.com, Banjarmasin - Sebanyak 11 orang tewas karena ikut berdesakan berebut bantuan bahan makanan di Kota Karachi, Pakistan, Jumat (31/3/2023).


Di antara korban tewas terdapat lima wanita dan tiga anak. Selain 11 orang yang tewas, lima orang juga mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit.


Peristiwa tersebut terjadi di tempat distribusi bantuan amal yang didirikan di sebuah pabrik lokal, sebagaimana dilansir Reuters.


Banyaknya orang yang berdesakan berebut bantuan dalam peristiwa tersebut bukanlah pertama kali, namun sudah terjadi beberapa kali dalam beberapa pekan terakhir.


Kondisi tersebut mencerminkan krisis ekonomi yang makin parah di Pakistan.


Pusat distribusi bantuan makanan telah didirikan di seluruh negeri. Pusat-pusat tersebut didukung pemerintah, meski tidak penuh, sebagai bagian dari program untuk mengurangi dampak inflasi.


Untuk diketahui, inflasi di Pakistan telah melampaui 30 persen, yang merupakan angka tertinggi dalam 50 tahun terakhir.


Setidaknya lima orang lainnya juga tewas dan beberapa lainnya terluka dalam beberapa pekan terakhir di sejumlah lokasi yang tersebar di beberapa provinsi di Pakistan.


Menurut laporan resmi, ribuan kantong tepung juga telah dijarah dari truk dan titik distribusi.


Orang-orang Pakistan yang berebut bantuan bahan makanan tersebut menunjukkan keputusasaan mereka dalam menghadapi harga-harga yang melambung.


Kondisi tersebut diperburuk oleh jatuhnya mata uang Pakistan dan penghapusan subsidi yang disepakati antara pemerintah dengan Dana Moneter Internasional guna membuka tahapan terbaru dari paket dukungan keuangannya.


Harga kebutuhan pokok melonjak. Pada tahun lalu, harga tepung terigu melonjak lebih dari 45 persen.


Pemerintah Pakistan telah meluncurkan program distribusi tepung untuk menjangkau jutaan keluarga yang membutuhkan selama bulan suci Ramadhan yang dimulai pekan lalu. (Red)

×
Berita Terbaru Update