Berita

Breaking News

Demi Membahagiakan Orang Tua, Nisya Akui Salah dan Menyamar Jadi Pramugari

JAKARTA, kalseltoday.com — Kasus viral yang melibatkan seorang perempuan bernama Nisya, yang sempat menyamar sebagai pramugari Batik Air, akhirnya menemui titik terang. Setelah melalui pemeriksaan pihak keamanan dan proses klarifikasi secara menyeluruh, maskapai memutuskan tidak melanjutkan perkara tersebut ke jalur hukum dan memilih pendekatan persuasif serta humanis.

Dalam keterangannya, Nisya mengungkapkan bahwa dirinya merupakan korban penipuan oleh oknum tidak bertanggung jawab saat berupaya mendaftar sebagai pramugari. Ia mengaku telah mengeluarkan sejumlah biaya dan mengikuti proses yang diklaim sebagai rekrutmen resmi, namun belakangan menyadari telah menjadi korban praktik perekrutan ilegal.

“Saya hanya ingin membahagiakan orang tua. Saya memang salah, tetapi saya tidak pernah berniat menipu siapa pun,” ujar Nisya dalam klarifikasinya, di kutip media ini Minggu (11/01/2026).

Dorongan kuat untuk memenuhi harapan keluarga membuat Nisya nekat berpura-pura menjadi pramugari, meski ia menyadari perbuatannya melanggar aturan. Setelah kasus ini mencuat dan menjadi perhatian publik, Nisya pun memberikan penjelasan terbuka terkait kronologi serta latar belakang tindakannya kepada pihak maskapai.

Menanggapi hal tersebut, pihak maskapai memutuskan tidak menempuh jalur hukum. Nisya hanya diminta menandatangani surat pernyataan yang berisi komitmen untuk tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

Keputusan maskapai tersebut menuai apresiasi dari masyarakat. Banyak pihak menilai bahwa meskipun tindakan Nisya keliru, ia tidak memiliki niat jahat serta tidak menimbulkan kerugian materiil maupun membahayakan keselamatan penumpang dan operasional penerbangan.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat akan maraknya penipuan berkedok rekrutmen kerja, khususnya di sektor penerbangan yang diminati banyak generasi muda. Maskapai dan pihak berwenang mengimbau masyarakat agar selalu memastikan proses perekrutan dilakukan melalui jalur resmi.

Dengan berakhirnya perkara ini, Nisya berharap dapat memulai kembali kehidupannya dengan lebih baik dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai pelajaran berharga.

“Saya ingin memperbaiki diri dan menjalani hidup dengan jujur. Semoga ini menjadi akhir dari kesalahan saya,” tutupnya. (Tim)

© Copyright 2022 - Kalsel Today