Berita

Breaking News

Polsek Banjarmasin Selatan Gagalkan Tawuran Remaja, Amankan Parang dan Celurit

Petugas Polsek Banjarmasin Selatan menunjukkan barang bukti senjata tajam berupa parang dan celurit saat mengamankan sejumlah remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran, dalam patroli dini hari di kawasan Jalan Tembus Mantuil, Kelurahan Basirih Selatan, Banjarmasin, Minggu (1/2/2026).
BANJARMASINkalseltoday.com – Upaya pencegahan gangguan kamtibmas kembali dilakukan Polsek Banjarmasin Selatan. Patroli yang digelar pada Minggu (1/2/2026) dini hari berhasil menggagalkan rencana tawuran remaja di kawasan Jalan Tembus Mantuil, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 10 remaja, yang terdiri dari sembilan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) serta satu orang remaja berusia 18 tahun.

Penggeledahan yang dilakukan di lokasi menemukan sejumlah senjata tajam, seperti parang dan celurit, serta beberapa benda lain yang telah dimodifikasi dan berpotensi membahayakan keselamatan.

Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christugus Lirens melalui Wakapolsek AKP Umprasetyo menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari patroli rutin yang diperkuat dengan laporan masyarakat.

“Syukur Alhamdulillah, dugaan aksi tawuran ini berhasil kami cegah sebelum terjadi,” kata Umprasetyo, Senin (2/2/2026).

Ia menambahkan, barang bukti senjata tajam ditemukan baik di sekitar lokasi maupun dibawa langsung oleh sejumlah remaja yang diamankan. Bahkan, beberapa di antaranya mengakui hendak melakukan tawuran di area bawah Jembatan Basirih.

Dari total 10 remaja tersebut, satu orang diproses secara hukum karena terbukti membawa senjata tajam. Sementara sembilan lainnya yang masih di bawah umur dan tidak kedapatan membawa senjata akan menjalani pembinaan.

“Untuk ABH, kami lakukan pembinaan dengan melibatkan orang tua serta pihak sekolah. Harapannya, ini menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.

Pihak kepolisian juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan sekolah dalam pengawasan anak-anak, khususnya pada malam hari.

“Kami mengimbau orang tua agar lebih peduli terhadap aktivitas anak, terutama setelah pukul 21.00 Wita, agar tidak terjerumus ke kegiatan negatif,” ujarnya.

Sekolah pun diharapkan turut memberikan pembinaan dan sanksi yang mendidik guna mencegah terulangnya kejadian serupa.

Adapun remaja yang diamankan masing-masing berinisial NDJ (18), MRB (16), MK (15), MRS (15), AA (15), MRA (15), RA (15), NAW (15), NAR (14), dan IJA (18), yang sebagian besar berstatus pelajar.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan AKP Joko Sulistiyo Sriyono berharap para remaja yang telah menjalani pembinaan dapat menjadi contoh dan pengingat bagi lingkungan sekitarnya.

“Kami berharap mereka bisa menyampaikan kepada teman-temannya agar tidak terlibat dalam aksi yang jelas merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tutupnya. (Tim)

© Copyright 2022 - Kalsel Today