KOTABARU, kalseltoday.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Karya Utama RT 09 RW 03, Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, yang terjadi pada Senin (11/5/2026) lalu.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Sekretaris BPBD Kotabaru, Faisal Muhdi, didampingi Kepala Desa Semayap, Hj. Hamiaht, di Kantor Desa Semayap.
Bantuan yang diberikan berupa bahan pokok penting (bapokting) dan kebutuhan dasar lainnya guna membantu meringankan beban warga terdampak kebakaran yang menghanguskan empat rumah bedakan berbahan kayu tersebut.
Sekretaris BPBD Kotabaru, Faisal Muhdi, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
“Bantuan berupa bapokting ini kami salurkan untuk para korban kebakaran di Desa Semayap. Semoga bantuan kebutuhan dasar ini dapat membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujarnya.
Ia berharap para korban tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan tersebut.
“Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan para korban. Kami juga berharap seluruh korban diberikan kesabaran dan kekuatan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Semayap, Hj. Hamiaht, menyampaikan apresiasi kepada BPBD Kotabaru dan seluruh pihak yang telah bergerak cepat membantu warga pascakebakaran.
“Kami sangat berterima kasih kepada BPBD Kabupaten Kotabaru dan semua pihak yang telah peduli membantu warga kami yang terdampak kebakaran. Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu kebutuhan sementara para korban,” ucapnya.
Salah satu korban kebakaran, Andi Ampa Uleng, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari kami setelah musibah kebakaran kemarin,” katanya.
Diketahui, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.45 WITA tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Peristiwa itu menghanguskan empat rumah sewaan milik Husmawati (55). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta. (Siti Rahmah)

Berita