Berita

Breaking News

Mahasiswa UIN Antasari asal HSS Lulus 3,5 Tahun dengan IPK 3,86 Predikat Pujian, Teliti Masjid Bersejarah di Kalimantan Selatan

BANJARMASIN, kalseltoday.com – Prestasi membanggakan diraih oleh Muhammad Fawas Ihsan Ramadhani, S.Pd, mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin. Mahasiswa asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan ini berhasil menyelesaikan studi sarjana dalam waktu 3,5 tahun dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,86 dan meraih predikat pujian (cumlaude).

Dalam karya ilmiahnya, Fawas mengangkat tema sejarah keislaman lokal melalui skripsi berjudul:
“Eksistensi Masjid Su’ada dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Wasah Hilir Kecamatan Simpur Kabupaten Hulu Sungai Selatan.”

Penelitian ini menyoroti peran Masjid Su’ada Wasah Hilir sebagai salah satu masjid bersejarah di wilayah Hulu Sungai Selatan yang telah berstatus sebagai cagar budaya nasional, khususnya dalam kontribusinya terhadap perkembangan pendidikan Islam dan kehidupan keagamaan masyarakat setempat.

Sebagai bentuk kontribusi akademik, hasil penelitian skripsi tersebut telah dipublikasikan dan dapat diakses melalui repositori resmi kampus Repository UIN Antasari pada tautan berikut:
http://idr.uin-antasari.ac.id/30298/

Perjalanan akademiknya tidaklah mudah. Di tengah proses penyusunan skripsi, Fawas harus menghadapi ujian berat dalam kehidupan pribadi, di mana sang ayah menjalani pengobatan kemoterapi di RSUD Ulin Banjarmasin hingga akhirnya wafat pada 12 Agustus 2025. Dalam kondisi tersebut, Fawas tetap berusaha tegar dan mampu membagi waktu antara merawat almarhum ayah dan menyelesaikan penelitian skripsinya.

“Saya berusaha menjalani semuanya dengan ikhlas dan sebaik mungkin. Ini menjadi bentuk bakti terakhir saya kepada Ayah,” ungkapnya.

Ujian skripsinya dilaksanakan pada 12 Desember 2025 di bawah bimbingan Dr. Nuryadin, S.Ag., S.H., M.Ag., yang turut memberikan arahan akademik selama proses penelitian berlangsung. Berkat kerja keras, ketekunan, dan doa, ia berhasil menyelesaikan studinya dengan hasil yang sangat memuaskan.

Momen puncak perjuangan akademiknya ditandai dengan wisuda yang dilaksanakan pada 25 April 2026 di Gedung Serbaguna Kampus II UIN Antasari Banjarmasin yang berlokasi di Banjarbaru. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan dan ujian hidup bukanlah penghalang untuk meraih prestasi.

Kini, setelah menyelesaikan pendidikannya, Fawas telah kembali ke kampung halaman di Hulu Sungai Selatan. Ia berkomitmen untuk mengabdikan ilmu yang telah diperoleh bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan agama Islam serta pelestarian sejarah keislaman lokal. (Ril)

© Copyright 2022 - Kalsel Today