![]() |
Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf |
“Pahami arti perdamaian dan kerukunan. Mari kita jaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia dengan tidak merusak fasilitas umum dan tidak mudah terprovokasi. Mari kita tunjukkan bahwa bangsa kita adalah bangsa yang berakhlak mulia,” tegas Habib Taufani.
Ia menambahkan, aspirasi masyarakat sebaiknya disampaikan dengan cara damai demi terwujudnya Kalimantan Selatan yang lebih baik. Menurutnya, setiap peristiwa harus dijadikan momentum untuk memperkuat persatuan, bukan sebaliknya.
“Ambil hikmah dari peristiwa ini dan jadikan sebagai momentum kita menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan terprovokasi dan jangan mau diadu domba untuk merusak bangunan maupun fasilitas yang ada di Tabalong dan Kalimantan Selatan. Mari kita jaga silaturahmi, jaga NKRI, karena NKRI milik kita bersama,” ujarnya.
Sejalan dengan hal itu, Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, melalui PS Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Joko Sutrisno, juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap pihak-pihak yang berusaha memecah belah persatuan.
“Polres Tabalong mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kedamaian, tidak mudah terprovokasi isu yang tidak benar, serta menyampaikan aspirasi dengan cara yang tertib dan bermartabat. Kami bersama TNI, pemerintah daerah, serta tokoh agama dan masyarakat akan terus bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Tabalong,” ungkapnya.
Dengan sinergi antara pemerintah, aparat, tokoh masyarakat, dan seluruh warga, diharapkan Tabalong dan Kalimantan Selatan pada umumnya dapat terus menjadi daerah yang aman, rukun, dan damai demi kebaikan bangsa dan negara. (Tim)
Berita