Berita

Breaking News

Undangan Bukber via Chat Bisa Jadi Perangkap, Diskominfo Kalsel Minta Warga Waspada


BANJARMASIN, kalseltoday.com – Masyarakat diminta lebih waspada terhadap modus penipuan digital yang marak beredar selama bulan Ramadhan. Salah satu yang kini mulai banyak ditemukan adalah undangan buka puasa bersama (bukber) yang dikirim melalui aplikasi percakapan dalam bentuk file berbahaya.

Modus tersebut biasanya dikirim melalui pesan chat yang berisi undangan kegiatan Ramadhan, seperti buka puasa bersama, jadwal salat tarawih, hingga acara halal bihalal.

Namun, alih-alih berupa dokumen biasa, file yang dikirim justru berformat .APK yang merupakan aplikasi berbahaya. Jika pengguna mengunduh dan menginstalnya, pelaku berpotensi mengambil alih akses terhadap berbagai data penting di ponsel korban.

Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan membuka atau mengunduh file yang diterima dari sumber yang tidak dikenal.

“File berformat .APK seharusnya tidak dibagikan melalui pesan undangan. Jika ada yang mengirim undangan bukber atau kegiatan Ramadhan dalam bentuk APK, sebaiknya jangan diunduh ataupun diinstal,” demikian imbauan literasi digital yang disampaikan melalui kanal resmi Diskominfo Kalsel.

Masyarakat disarankan untuk memastikan terlebih dahulu keaslian pesan yang diterima dengan mengonfirmasi langsung kepada pengirim atau pihak penyelenggara kegiatan.

Selain itu, pengguna ponsel juga diminta untuk selalu memperhatikan format file yang diterima. Umumnya, undangan resmi dibagikan dalam format PDF, gambar, atau tautan resmi, bukan dalam bentuk aplikasi.
Dengan meningkatnya aktivitas digital selama Ramadhan, kewaspadaan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk mencegah penyalahgunaan data pribadi.

Pemerintah daerah pun mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan literasi digital agar ruang digital tetap aman, nyaman, dan terlindungi dari berbagai modus kejahatan siber. (Ti
© Copyright 2022 - Kalsel Today