BOGOR, kalseltoday.com – Kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan beruntun yang melibatkan enam kendaraan di perlintasan kereta api Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/7/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga dipicu oleh sebuah mobil Honda Brio yang gagal menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Benturan tersebut memicu tabrakan beruntun yang melibatkan empat mobil dan dua sepeda motor.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polresta Bogor Kota, Iptu Eko Susilo, membenarkan adanya insiden tersebut.

"Benar telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan total enam kendaraan, terdiri atas empat kendaraan roda empat dan dua kendaraan roda dua," ujarnya.

Rangkaian kendaraan yang terlibat meliputi sebuah angkutan kota (angkot), Daihatsu Ayla, Daihatsu Xenia, Honda Brio, serta dua sepeda motor yang saat itu tengah mengantre di depan perlintasan kereta api.

Sejumlah saksi mata menyebut kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, saat kendaraan berhenti menunggu kereta melintas. Tiba-tiba terdengar suara benturan keras dari arah belakang yang kemudian membuat kendaraan saling bertabrakan. Akibat kejadian itu, beberapa korban mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Pengemudi Honda Brio juga dilaporkan mengalami luka ringan. Sementara seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi.

Hingga kini, Satlantas Polresta Bogor Kota masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk menghitung total kerugian material yang ditimbulkan.

Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman, terutama saat melintas atau mengantre di kawasan perlintasan kereta api. Kewaspadaan dan konsentrasi saat berkendara dinilai menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa. (Tim)