| Petugas SAR mengangkat korban di lokasi kecelakaan setelah bus terguling (Sumber foto TVone) |
Bus pariwisata PO Cahaya Trans dilaporkan menabrak pembatas jalan (guardrail) sebelum akhirnya terguling saat melintasi jalur keluar tol. Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul dini hari saat kondisi lalu lintas relatif lengang.
Berdasarkan informasi sementara dari kepolisian, bus yang mengangkut sekitar 34 penumpang itu melaju dari Jakarta menuju Yogyakarta. Saat memasuki exit tol, sopir diduga kehilangan kendali, sehingga kendaraan menghantam pembatas jalan dan terbalik.
“Korban meninggal dunia berjumlah 16 orang, sementara korban luka-luka langsung dievakuasi ke beberapa rumah sakit di Semarang,” ujar petugas di lokasi kejadian.
Para korban dievakuasi ke sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUP Dr Kariadi Semarang dan RSUD Tugurejo, untuk mendapatkan penanganan medis. Aparat kepolisian, petugas tol, serta tim medis bergerak cepat melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi kejadian.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan mengungkapkan bahwa bus tersebut diduga tidak laik jalan dan secara administratif tidak terdaftar sebagai angkutan resmi. Hal ini masih didalami lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan akan menanggung biaya perawatan korban luka serta pemulangan jenazah korban meninggal dunia ke daerah asal masing-masing.
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan, kelayakan bus, serta faktor pengemudi.
Kecelakaan ini menjadi perhatian serius, terutama menjelang libur Natal dan Tahun Baru, di mana mobilitas masyarakat meningkat dan risiko kecelakaan lalu lintas cenderung lebih tinggi. (***)
Berita