![]() |
| Foto kecelakaan hanya ilustrasi |
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidatyanto, mengonfirmasi bahwa kecelakaan melibatkan dua unit Honda Scoopy (AB-5668-DB dan AB-3554-EV) serta sebuah Toyota Avanza (AD-1838-NQ).
"Akibat kecelakaan ini, tiga orang dilaporkan meninggal dunia. Dua korban meninggal langsung di tempat kejadian perkara (TKP), sementara satu korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis," ungkap Iptu Rita, Jumat (3/4).
Kronologi: Diduga Melawan Arus
Berdasarkan hasil olah TKP awal, kecelakaan bermula saat kedua sepeda motor melaju beriringan dari arah Yogyakarta menuju Wates (timur ke barat). Saat tiba di lokasi kejadian, kedua motor tersebut diduga melambung ke kanan jalan hingga masuk ke jalur berlawanan (melawan arus).
Pada saat yang bersamaan, sebuah mobil Toyota Avanza melaju dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan hebat pun tidak terhindarkan.
"Motor Scoopy pertama (AB-5668-DB) menghantam bagian depan mobil hingga membuat Avanza tersebut oleng ke kanan. Kemudian, motor Scoopy kedua yang berada di belakangnya turut menghantam bagian samping kiri mobil yang sudah dalam posisi oleng," jelas Rita mendetail.
Identitas Korban
Data kepolisian menyebutkan mayoritas korban dalam kecelakaan ini masih berusia remaja. Berikut rinciannya:
- Korban Meninggal di TKP: Pengendara motor Scoopy AB-3554-EV berinisial AA (19) dan pemboncengnya, F (18).
- Korban Meninggal di RS: Pembonceng motor Scoopy AB-5668-DB berinisial R (17). Ia sempat dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gamping sebelum dinyatakan meninggal dunia.
- Korban Luka Berat: Pengendara motor Scoopy AB-5668-DB berinisial AGS (17). Saat ini korban tengah berjuang dalam perawatan intensif akibat patah kaki kanan dan luka terbuka di bagian kepala.
Pihak kepolisian kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan tidak melawan arus, terutama pada jam-jam rawan, guna menghindari tragedi serupa terulang kembali. (Red)

Berita