BANJARMASIN, kalseltoday.com – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Banjarmasin menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) pada Rabu (8/4/2026) di Hotel Aria Barito.
Agenda ini menjadi momentum strategis untuk konsolidasi organisasi sekaligus penentuan arah politik partai menjelang pemilu mendatang.
Kehadiran Ketua DPW PKB Kalimantan Selatan, Dr. Cucun Ahmad Syamsurijal, menjadi sorotan utama dalam Muscab tersebut. Ia menegaskan pentingnya soliditas kader serta penguatan peran partai sebagai representasi aspirasi masyarakat.
Menurut Cucun, PKB harus tetap konsisten pada jati dirinya sebagai partai yang lahir dari rakyat dan bekerja untuk kepentingan rakyat. Ia juga mengingatkan seluruh kader agar tidak hanya fokus pada politik elektoral, tetapi juga menghadirkan solusi konkret atas persoalan daerah.
“PKB adalah partai yang lahir dari rahim rakyat. Karena itu, setiap kader harus menjadi pelayan masyarakat.
Kita tidak boleh jauh dari basis, justru harus semakin dekat dan responsif terhadap kebutuhan warga,” ujar Cucun dalam arahannya.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap kinerja DPC PKB Kota Banjarmasin yang dinilai mampu menjaga eksistensi dan kekuatan basis partai di tingkat akar rumput. Cucun mendorong agar kepengurusan ke depan lebih adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan politik yang semakin dinamis.
Di sisi lain, dinamika Muscab juga diwarnai dengan munculnya sejumlah nama kandidat yang akan diusulkan sebagai Ketua DPC PKB Kota Banjarmasin.
Salah satu figur yang mencuat adalah H. Deddy Sophian, S.E., M.M., yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PKB Kota Banjarmasin.
Dalam keterangannya, Deddy menegaskan bahwa proses Muscab masih berjalan dan seluruh tahapan harus dilalui sesuai mekanisme partai.
“Kami dari Fraksi PKB saat ini sedang menjalankan Musyawarah tingkat cabang Kota Banjarmasin yang diselenggarakan hari ini. Prosesnya masih panjang, mulai dari pemilihan hingga tahapan lanjutan seperti psikotes terhadap para calon,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh kandidat yang maju tetap harus mengikuti proses penjaringan yang ditentukan oleh DPP PKB sebagai bagian dari sistem kaderisasi dan seleksi kepemimpinan partai.
“Semua masih berproses.
Kami menunggu hasil penjaringan dari pusat. Itu bagian dari mekanisme yang harus kita hormati bersama,” katanya.
Deddy juga menyampaikan komitmennya apabila dipercaya memimpin DPC PKB Kota Banjarmasin. Ia menegaskan akan menjalankan amanah sesuai aturan dan garis perjuangan partai.
“Seandainya amanah itu diberikan kepada saya, tentu akan saya jalankan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku di PKB. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menjaga kepercayaan kader dan masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Kota Banjarmasin, Hilyah Aulia, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antar-pengurus serta penguatan basis partai hingga tingkat bawah. Ia menyebut Muscab bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum konsolidasi untuk memperkuat langkah politik ke depan.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus dan kader, di antaranya Sekretaris DPC Zainal Hakim, Feri Hidayat, serta Rahman Nanang Riduan.
Muscab ditutup dengan komitmen bersama seluruh kader untuk menjaga marwah partai dan memperkuat struktur organisasi dari tingkat kota hingga kelurahan.
PKB Kota Banjarmasin optimistis dapat meningkatkan capaian politik pada periode mendatang dengan kepemimpinan yang solid dan terarah.(@dw)
Berita