Berita

Breaking News

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Banjang Monitor Perkembangan Lahan Jagung Binaan Polri di Pulau Damar


HSU, kalseltoday.com – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pendampingan dan monitoring terhadap lahan pertanian masyarakat. Seperti yang dilakukan jajaran Polsek Banjang Polres Hulu Sungai Utara (HSU) yang melaksanakan pemantauan perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (15/6/2026).

Kegiatan monitoring dilakukan oleh personel Polsek Banjang guna memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan Polri berjalan optimal serta memberikan dukungan kepada petani dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian.

Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nurmantyo, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada pangan yang menjadi salah satu program strategis pemerintah.

"Polri tidak hanya berperan menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada kelompok tani dan petani binaan. Monitoring ini dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman berjalan baik hingga masa panen nanti," ujar IPTU Asep Hudzainur.

Lahan yang dipantau berada di Desa Pulau Damar milik Sadikin dengan luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi. Lahan tersebut merupakan lahan binaan Polri yang dikelola secara perorangan dan tergabung dalam Kelompok Tani Mandiri.

Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, tanaman jagung yang ditanam pada 12 Mei 2026 menggunakan bibit Jagung Hibrida Bisi 18 menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Pada usia tanam 35 hari, tinggi tanaman telah mencapai sekitar 40 hingga 50 sentimeter.

Dalam pengelolaannya, petani menggunakan pupuk NPK 16:16:16 dan dolomit untuk menjaga kesuburan tanah, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Adapun peralatan pertanian yang digunakan masih bersifat manual.

IPTU Asep menjelaskan, tanaman jagung yang dibudidayakan merupakan jenis jagung pakan yang diproyeksikan dapat dipanen pada Oktober 2026 mendatang. Dengan kondisi pertumbuhan yang baik saat ini, hasil panen diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap ketersediaan bahan baku pakan ternak sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Monitoring di lapangan dilaksanakan oleh AIPDA Herry S., AIPDA Sukadi, dan AIPDA Robby. Selain memantau perkembangan tanaman, personel juga berdialog dengan petani guna mengetahui kendala yang dihadapi selama proses budidaya.

Polres HSU menegaskan akan terus mendukung berbagai program ketahanan pangan melalui pendampingan, pengawasan, serta sinergi dengan masyarakat dan kelompok tani. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Ary)

© Copyright 2022 - Kalsel Today