![]() |
| Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kotabaru, H. Abdul Hamid |
Perbaikan tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memastikan akses transportasi masyarakat tetap dalam kondisi layak setelah selesainya pekerjaan rehabilitasi pada jembatan yang menjadi salah satu jalur penting di Kabupaten Kotabaru.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kotabaru, H. Abdul Hamid, mengatakan bahwa ruas jalan alternatif yang selama ini menanggung beban lalu lintas cukup tinggi memerlukan penanganan segera agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun distribusi barang dan jasa.
“Kami terus berupaya memastikan Jalan Meranti Putih dan Jalan Selokayang dalam kondisi baik sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lancar. Perbaikan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga konektivitas dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Abdul Hamid, Selasa (9/6/2026).
Menurutnya, pekerjaan yang dilakukan meliputi perataan badan jalan, penimbunan pada titik-titik yang mengalami kerusakan, hingga peningkatan kualitas permukaan jalan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperpanjang usia jalan sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pengguna.
Tidak hanya berfokus pada jalan yang sebelumnya menjadi jalur alternatif, Dinas PUPR juga melakukan perbaikan di sejumlah ruas jalan strategis lainnya di kawasan perkotaan. Salah satunya adalah Jalan Putri Ciptasari yang menjadi salah satu akses penting masyarakat.
Perbaikan dilakukan mulai dari kawasan depan Libur Raya hingga Siring Laut, dan direncanakan berlanjut sampai ke depan Masjid Raya Husnul Khatimah.
“Perbaikan juga dilakukan di beberapa titik lainnya, salah satunya di Jalan Putri Ciptasari dari depan Libur Raya sampai Siring Laut, dan akan terus berlanjut hingga depan Masjid Raya,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap seluruh proses perbaikan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari peningkatan kualitas infrastruktur tersebut.
Sementara itu, untuk ruas jalan yang mengalami kerusakan ringan, Dinas PUPR melakukan penanganan sementara melalui penambalan dan perataan permukaan jalan. Langkah ini dilakukan agar kondisi jalan tetap aman digunakan sambil menunggu ketersediaan anggaran pada Perubahan APBD Tahun 2026.
“Untuk sementara beberapa titik jalan yang rusak kami lakukan penambalan dan perataan. Perbaikan secara menyeluruh akan kami laksanakan setelah anggaran perubahan tahun 2026 tersedia,” tutup Abdul Hamid.
Perbaikan jalan yang dilakukan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kotabaru dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik. Dengan konektivitas jalan yang semakin baik, diharapkan aktivitas ekonomi, mobilitas masyarakat, serta keselamatan pengguna jalan di Bumi Saijaan dapat terus meningkat. (Siti Rahmah)

Berita