Berita

Breaking News

Polsek Banjang Kawal Program Swasembada Jagung di Pulau Damar, Panen Ditarget Oktober 2026


HSU, kalseltoday.com — Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Banjang, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), kembali melaksanakan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 10.00 Wita. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Polri dalam mengawal program ketahanan pangan nasional hingga masa panen tiba.

Kapolsek Banjang, AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., melalui laporan kegiatannya menyampaikan bahwa monitoring dilakukan langsung di lahan milik Sadikin, petani perorangan yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri, salah satu poktan binaan Polri.

"Kegiatan monitoring ini kami lakukan secara rutin untuk memastikan program swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Banjang berjalan sesuai harapan, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah pertanian," ujar AKP Robby.

Lahan seluas 4 hektare (40.000 m²) tersebut ditanami jagung pakan jenis Hibrida Bisi 18 sejak 12 Mei 2026, menggunakan sekitar 100 bungkus atau 100 kilogram bibit. Memasuki usia 69 hari, tanaman kini telah mencapai tinggi 2,00 hingga 2,10 meter, menunjukkan pertumbuhan yang baik dibanding pemantauan-pemantauan sebelumnya.

Dalam perawatannya, petani menerapkan pupuk NPK 16.16.16 dan kapur dolomit, serta herbisida Basmilang untuk pengendalian gulma. Seluruh proses pengelolaan lahan masih dilakukan secara manual. Panen diperkirakan berlangsung pada 10 Oktober 2026.

Kegiatan monitoring kali ini dipimpin oleh Kepala Jaga AIPTU Noryadi, didampingi Brigadir Fahmi Rachman dan Briptu M. Alfito Gusna. Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Banjang dilaporkan aman dan terkendali.

AKP Robby Ansharie Bahasuan menegaskan, kehadiran personel di tengah petani tidak hanya bertujuan memantau pertumbuhan tanaman, tetapi juga menjadi ajang berdialog langsung dengan pemilik lahan untuk mengetahui kendala yang dihadapi selama proses budidaya, sekaligus memberikan motivasi agar hasil panen dapat maksimal.

"Kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian," pungkasnya. (FR)
© Copyright 2022 - Kalsel Today