BANJARBARU, kalseltoday.com - Kecelakaan kerja maut terjadi di sebuah gudang penyimpanan plywood alias tripleks yang berlokasi di Jalan Trikora, Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan, Kota Banjarbaru, Senin (21/9/2026)
Peristiwa diperkirakan terjadi sekitar pukul 10.00 WITA, di mana seorang buruh harian lepas dilaporkan meninggal dunia di tempat usai tertimpa puluhan lembar papan tripleks.
Korban diketahui berinisial SN (42), warga Jalan KS Tubun Gang II Damai, Kelurahan Kelayan Barat, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru Ipda Kardi Gunadi membenarkan peristiwa tragis tersebut.
Ia menjelaskan, insiden bermula saat korban bersama lima orang rekannya tengah melakukan pembongkaran dan penurunan material plywood dari atas bak truk kontainer di gudang milik Ambrianor (44).
"Posisi korban saat itu berada di bagian dalam bak truk kontainer untuk menyerahkan lembaran plywood ke arah luar. Sementara rekan-rekan kerjanya menyambut material tersebut di bagian bawah," ujar Ipda Kardi Gunadi dalam keterangannya, Senin (21/9/2026) sore.
Namun, saat proses pembongkaran berlangsung manual, tumpukan papan tripleks yang berada di belakang posisi korban mendadak hilang keseimbangan dan roboh ke arah bawah menimpa tubuh korban.
"Tumpukan papan tripleks dalam jumlah cukup banyak runtuh secara mendadak dan langsung menindih korban hingga terhempas," tambah Kasi Humas.
Melihat kejadian itu, saksi Dwi Masrani (37) bersama pekerja lainnya di TKP langsung berupaya menolong dan menyingkirkan material tripleks yang menghimpit tubuh korban. Korban kemudian dievakuasi ke posisi aman di samping tumpukan tripleks.
Personel kepolisian dari Polres Banjarbaru dan jajaran yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta mengidentifikasi korban.
Dari hasil olah TKP awal, korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan mengenakan pakaian singlet hitam serta celana pendek hitam. Petugas mencatat sekitar 30 lembar papan plywood menimpa korban.
"Hasil identifikasi fisik menunjukkan korban mengalami trauma berat akibat benturan. Ditemukan luka memar dan pembengkakan di pelipis kiri, luka lecet di belakang kepala serta punggung kiri, dan pendarahan hebat dari bagian telinga kanan, hidung, serta mulut," jelasnya.
Berdasarkan analisa sementara dan keterangan para saksi, kepolisian menyimpulkan bahwa peristiwa ini merupakan murni kecelakaan kerja akibat bergesernya tumpukan muatan papan tripleks secara mendadak saat dibongkar secara manual.
Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa pihak keluarga korban telah menerima musibah ini dan menolak untuk dilakukan tindakan autopsi.
"Keluarga korban menolak autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi penolakan. Jenazah korban saat ini sudah diserahkan kepada pihak keluarga di Banjarmasin untuk selanjutnya diurus dan dimakamkan," tutupnya. (Tim)


Berita