![]() |
| Foto hanya ilustrasi |
Pelaku berinisial MAP (33) berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Muara Enim kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan warga di kawasan Sungai Enim III, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim.
Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, peristiwa tragis itu bermula saat korban dan pelaku bertemu di sebuah penginapan pada Minggu (24/5/2026). Keduanya yang diketahui pernah menjalin hubungan asmara terlibat pertengkaran setelah korban meminta dibelikan telepon seluler jenis iPhone. Permintaan tersebut ditolak pelaku karena korban diketahui masih berstatus istri orang dan belum resmi bercerai.
Cekcok yang terjadi kemudian memicu emosi pelaku. Dalam kondisi marah, pelaku diduga mencekik korban hingga meninggal dunia di kamar penginapan.
Tak berhenti sampai di situ, pelaku kemudian berusaha menghilangkan jejak kejahatannya. Keesokan harinya, ia kembali ke penginapan, membungkus jasad korban menggunakan seprai dan selimut, lalu memasukkannya ke dalam ember besar sebelum dibawa menggunakan mobil menuju kawasan Jembatan Enim III.
Dalam perjalanan, pelaku membeli bahan bakar jenis Pertalite. Setibanya di lokasi, jasad korban dibakar di tepi sungai menggunakan tumpukan kayu dan bahan bakar sebelum akhirnya dibuang ke aliran Sungai Enim.
Kasus ini terungkap setelah warga menemukan sesosok mayat perempuan mengambang di Sungai Enim pada Rabu (27/5/2026) sore. Identitas korban kemudian berhasil dikenali pihak keluarga melalui ciri fisik dan pemeriksaan medis. Sebelumnya korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra menyebut kasus tersebut sebagai tindak kejahatan yang sangat keji karena pelaku tidak hanya menghilangkan nyawa korban, tetapi juga berusaha menghapus jejak dengan cara membakar jasad korban sebelum membuangnya ke sungai.
Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Muara Enim untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti, termasuk mobil yang digunakan pelaku, telepon genggam, serta barang-barang yang berkaitan dengan aksi pembunuhan tersebut. (Red)

Berita