KOTABARU, kalseltoday.com — Pemerintah Kabupaten Kotabaru menyoroti meningkatnya berbagai persoalan sosial yang mulai mengancam generasi muda, mulai dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas hingga maraknya aksi bullying di lingkungan remaja dan anak-anak.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru, H. Eka Saprudin, saat menghadiri kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas yang diselenggarakan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kotabaru, Jumat (22/5/2026).
Menurut Eka, kondisi saat ini sudah cukup memprihatinkan karena perilaku bullying tidak lagi hanya terjadi di kalangan remaja, tetapi juga mulai melibatkan anak-anak usia dini.
“Fenomena yang terjadi sekarang cukup mengkhawatirkan. Penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius, ditambah lagi kasus bullying yang makin sering terdengar, bahkan sudah merambah ke anak-anak,” ujarnya.
Eka juga menanggapi isu dugaan bullying yang terjadi di lingkungan sekolah dan melibatkan tenaga pendidik. Ia menegaskan bahwa seorang guru seharusnya menjadi contoh baik bagi peserta didik, bukan justru memperlihatkan perilaku yang dapat berdampak buruk terhadap mental anak.
“Guru itu figur yang diteladani siswa. Bahkan dalam banyak hal, anak-anak lebih mendengarkan guru dibanding orang tuanya sendiri. Karena itu, kejadian seperti ini sangat disayangkan,” tegasnya.
Pemerintah daerah, lanjut Eka, meminta instansi terkait untuk melakukan pembinaan dan pengawasan lebih serius terhadap lingkungan pendidikan agar kasus serupa tidak terulang kembali. Ia juga menegaskan bahwa sanksi perlu diberikan apabila terbukti terjadi tindakan perundungan.
Selain itu, Eka berharap kegiatan sosialisasi yang digelar tidak hanya menjadi agenda seremonial semata, tetapi benar-benar mampu memberikan edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, khususnya orang tua dan tenaga pendidik.
“Kita semua punya tanggung jawab menjaga generasi muda. Bahaya narkoba, bullying, dan pergaulan bebas ini bisa merusak masa depan anak-anak jika tidak dicegah sejak dini,” pungkasnya. (Siti Rahmah)


Berita