AMUNTAI, kalseltoday.com – Jajaran Polsek Amuntai Utara, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan swasembada jagung di wilayah hukumnya. Kali ini monitoring dilakukan di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan yang berada di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 Wita tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Amuntai Utara, yakni AIPTU Ferry A.P dan BRIPKA Sri Sugiarto. Monitoring dilakukan untuk mengetahui kondisi terkini tanaman jagung sekaligus mengidentifikasi berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi produktivitas lahan.
Dari hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung yang dibudidayakan Poktan Sungai Bayan menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan tinggi tanaman berkisar antara 90 hingga 110 sentimeter. Namun demikian, tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan sebagian area lahan mengalami genangan air.
Kondisi tersebut berdampak pada tingkat kelembaban tanah yang cukup tinggi sehingga menyebabkan sebagian tanaman menunjukkan gejala daun menguning. Meski demikian, tanaman jagung masih terus dipantau guna mengantisipasi dampak yang lebih besar terhadap pertumbuhan dan hasil panen ke depan.
Kapolsek Amuntai Utara melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menjelaskan bahwa kegiatan monitoring merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang saat ini terus digalakkan pemerintah.
"Monitoring rutin dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman jagung sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani di lapangan. Saat ini curah hujan yang cukup tinggi menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian karena dapat memengaruhi kondisi tanaman," ujar IPTU Asep.
Menurutnya, kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat.
Ia menambahkan, Polres HSU melalui jajaran Polsek akan terus melakukan pendampingan serta koordinasi dengan kelompok tani guna memastikan program swasembada jagung dapat berjalan optimal. Langkah tersebut diharapkan mampu membantu petani dalam mengatasi berbagai tantangan, termasuk dampak cuaca yang tidak menentu.
"Kami berharap para petani tetap semangat dalam mengelola lahannya. Polri akan terus mendukung dan melakukan pemantauan agar program swasembada pangan, khususnya jagung, dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tambahnya.
Kegiatan monitoring berlangsung dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. Polsek Amuntai Utara berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan lahan pertanian di wilayahnya sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara. (Ary)

Berita