KOTABARU, kalseltoday.com — Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kotabaru turut diwarnai langkah nyata Pemerintah Daerah dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotabaru menyiapkan 15 unit ambulans yang akan disalurkan kepada desa-desa sebagai sarana transportasi pelayanan dan rujukan kesehatan bagi masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru, Erwin Simanjuntak, mengatakan pengadaan ambulans tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah desa.
“Ada sebanyak 15 unit ambulans yang diperuntukkan bagi desa-desa yang ada di Kotabaru,” ujar Erwin, Senin (17/8/2026).
Menurut Erwin, ketersediaan ambulans di tingkat desa memiliki peran penting, terutama dalam kondisi ketika masyarakat membutuhkan penanganan medis maupun rujukan secara cepat ke fasilitas kesehatan.
Selama ini, kendala transportasi masih dapat menjadi salah satu faktor yang menghambat masyarakat ketika harus mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit.
Karena itu, dengan adanya ambulans di desa, masyarakat diharapkan memiliki akses transportasi yang lebih cepat dan mudah ketika membutuhkan pertolongan medis.
Jangan Ada Lagi Pasien Terlantar karena Kendala Transportasi
Erwin menegaskan, ambulans yang diberikan melalui mekanisme hibah tersebut harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, terutama dalam mendukung pelayanan kesehatan dan proses rujukan pasien.
Ia berharap kepala desa yang menerima hibah dapat memastikan kendaraan tersebut digunakan sebagaimana mestinya dan mudah diakses oleh warga yang membutuhkan.
“Harapan kami kepada masyarakat, kepala desa yang menerima hibah ini supaya dimanfaatkan betul-betul untuk kesehatan masyarakat. Jangan ada lagi masyarakat yang tidak bisa dirujuk,” tegasnya.
Menurutnya, apabila ada warga yang membutuhkan pelayanan lanjutan, ambulans desa dapat digunakan untuk mengantarkan pasien menuju puskesmas terdekat maupun rumah sakit.
“Silakan menggunakan ambulans untuk diantarkan ke puskesmas terdekat atau rumah sakit. Jangan lagi ada masyarakat atau pasien terlantar di desa masing-masing karena sekarang sudah kami siapkan ambulans,” katanya.
Makna Kemerdekaan dalam Pelayanan Kesehatan
Lebih jauh, Erwin mengaitkan penyediaan ambulans desa dengan makna kemerdekaan yang tidak hanya dimaknai secara seremonial, tetapi juga melalui terpenuhinya hak dasar masyarakat.
Menurutnya, masyarakat harus merasakan kemerdekaan dalam memperoleh pelayanan kesehatan tanpa terkendala jarak maupun sarana transportasi.
“Dengan adanya kemerdekaan ini, harapan kita semua masyarakat juga merdeka dalam hal kesehatan. Artinya, semua masyarakat sudah bisa berobat ke mana saja, baik di puskesmas maupun rumah sakit,” tutupnya.
Penyediaan 15 unit ambulans tersebut diharapkan semakin memperkuat sistem pelayanan kesehatan di tingkat desa, sekaligus memastikan masyarakat Kotabaru mendapatkan akses pertolongan dan rujukan medis secara lebih cepat, mudah, dan merata. (Siti Rahmah)
Berita