Berita

Breaking News

Kantah Kotabaru dan PLN Tinjau Lapang 5 Desa, Pastikan Kepastian Tanah untuk Proyek Listrik


KOTABARU, kalseltoday.com - Untuk memastikan kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, Kantor Pertanahan Kabupaten Kotabaru bersama PT PLN (Persero) melaksanakan kegiatan tinjau lapang di 5 desa, Jumat (31/7/2026).

Lima titik lokasi yang dikunjungi yaitu Desa Langadai, Sungai Kupang, Banua Lawas, Bangkalaan Dayak, dan Desa Siayuh. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi nyata antara Kantah Kotabaru dan PLN dalam mempercepat proyek strategis kelistrikan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Tinjau lapang dilakukan untuk mencocokkan kondisi aktual di lapangan dengan data pertanahan yang ada. Langkah ini menjadi bagian krusial dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan jaringan listrik.

"Verifikasi ini penting agar kita memiliki kepastian hukum di bidang pertanahan. Dengan data yang akurat, kita bisa meminimalkan potensi kendala saat pembangunan berlangsung di lapangan," ujar perwakilan Kantah Kotabaru di lokasi.

Kolaborasi ini juga memastikan bahwa setiap pembebasan lahan dan penetapan jalur infrastruktur listrik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kotabaru Hadi Syaputra, S.H. menegaskan, dukungan Kantah terhadap pembangunan nasional adalah melalui penyediaan data pertanahan yang valid dan koordinasi yang efektif.

"Komitmen kami jelas. Mendukung pembangunan infrastruktur strategis melalui pelayanan pertanahan yang profesional, modern, dan terpercaya. Sinergi dengan PLN ini kita harapkan mempercepat realisasi pembangunan sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," tegasnya.

Dengan kelancaran pembangunan ketenagalistrikan, diharapkan akses energi di wilayah pelosok Kotabaru semakin merata. Dampaknya, kualitas pelayanan listrik meningkat, roda ekonomi bergerak, dan kesejahteraan masyarakat terdorong.

Kantah Kotabaru akan terus aktif mendukung setiap program pembangunan daerah. Melalui koordinasi lintas sektor seperti dengan PLN, diharapkan proyek-proyek strategis dapat berjalan tanpa hambatan pertanahan.

"Pembangunan yang baik harus dimulai dari kepastian tanah. Itu tugas kami," pungkas Hadi Syaputra. (Siti Rahmah)
© Copyright 2022 - Kalsel Today