HSU, kalseltoday.com — Polsek Babirik Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan dan swasembada jagung. Hal itu diwujudkan melalui kegiatan monitoring pertumbuhan tanaman jagung kuartal III tahun 2026 di wilayah hukum Polsek Babirik.
Monitoring dilaksanakan pada Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, bertempat di lahan pertanian yang berada di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan secara langsung terhadap perkembangan tanaman jagung sekaligus mendata kondisi lahan dan sarana produksi yang digunakan oleh kelompok tani.
Lahan seluas 3 hektare tersebut dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia dengan Ketua Poktan sekaligus pemilik lahan, Bahri. Tanaman jagung mulai ditanam pada 21 Juli 2026 dan saat dilakukan monitoring telah memasuki usia 31 hari setelah tanam (HST).
Jenis jagung yang ditanam merupakan jagung pakan dengan menggunakan benih varietas Bisi 18 sebanyak 75 kilogram atau sekitar 75 bungkus. Untuk pemupukan, petani menggunakan NPK Mutiara 16.16.16, sedangkan pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang.
Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung saat ini masih berada dalam tahap pertumbuhan awal. Petani memperkirakan tanaman tersebut dapat dipanen sekitar 21 November 2026, dengan proses pengolahan lahan dan perawatan tanaman masih dilakukan secara manual.
Kegiatan monitoring ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk memastikan program ketahanan pangan di tingkat desa berjalan secara berkelanjutan. Selain melakukan pendataan, kehadiran personel di lapangan juga menjadi bentuk pendampingan dan komunikasi dengan para petani.
Polsek Babirik berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan sektor pertanian, khususnya tanaman jagung, serta membangun sinergi dengan kelompok tani dan masyarakat guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional.
Melalui monitoring secara berkala, perkembangan tanaman dapat diketahui sejak dini sehingga berbagai kendala yang berpotensi menghambat hasil produksi dapat segera menjadi perhatian bersama.
Polres HSU melalui jajaran Polsek juga terus mendorong terjalinnya kerja sama antara kepolisian, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat dalam mendukung program swasembada pangan menuju Indonesia Emas.
POLRES HSU — Hebat, Sigap, Unggul untuk Masyarakat.

Berita