Berita

Breaking News

Polsek Banjang Pantau Lahan Swasembada Jagung di Pulau Damar, Tanaman Tumbuh hingga 2 Meter

HULU SUNGAI UTARA – Mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, jajaran Polsek Banjang terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan pertanian jagung di wilayah hukumnya.

Kali ini, personel Polsek Banjang melaksanakan monitoring perkembangan lahan Swasembada Jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WITA.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung sekaligus mengetahui kondisi lahan secara langsung di lapangan.

Monitoring dilaksanakan oleh tiga personel Polsek Banjang, yakni Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto dan Aiptu Sukadi.

Lahan yang menjadi objek pemantauan merupakan milik Sadikin dengan luas mencapai 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi. Lahan tersebut dikelola secara perorangan dan menjadi bagian dari lahan binaan Polri dalam mendukung program Swasembada Jagung.

Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung tersebut ditanam pada 12 Mei 2026 dan saat dilakukan pemantauan telah memasuki usia sekitar 102 hari.

Tanaman jagung jenis jagung pakan tersebut saat ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan tinggi tanaman berkisar 2,00 hingga 2,10 meter. Adapun varietas yang digunakan adalah Hibrida Bisi 18, dengan jumlah bibit sebanyak 100 bungkus atau sekitar 100 kilogram.

Dalam proses budidayanya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 serta kapur dolomit. Sementara untuk pengendalian gulma digunakan herbisida jenis Basmilang. Untuk pengolahan lahan dan kegiatan pertanian lainnya, petani masih menggunakan metode secara manual.

Jika perkembangan tanaman berjalan sesuai dengan yang diharapkan, lahan tersebut diperkirakan memasuki masa panen pada sekitar 10 Oktober 2026.

Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M. mengatakan, kegiatan monitoring tersebut merupakan bentuk pendampingan dan perhatian Polri terhadap program pemerintah di sektor pertanian, khususnya dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan.

“Monitoring ini dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan tanaman jagung di lapangan, sekaligus memastikan program swasembada jagung dapat berjalan dengan baik. Kami juga terus mendorong petani agar tetap menjaga dan merawat tanaman hingga memasuki masa panen,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menegaskan bahwa jajaran Polres HSU akan terus memberikan dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah melalui kegiatan monitoring dan pendampingan di lapangan.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Melalui jajaran Polsek, kami terus melakukan pemantauan perkembangan lahan pertanian serta membangun komunikasi dengan para petani,” ujar IPTU Asep mewakili Kapolres HSU.

Menurutnya, monitoring secara berkala penting dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman, mengidentifikasi kendala yang mungkin dihadapi petani serta memastikan lahan yang menjadi bagian dari program swasembada pangan dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Kami berharap hasil pertanian masyarakat semakin baik dan produktif. Sinergi antara Polri, petani, kelompok tani dan pemerintah sangat diperlukan agar program swasembada pangan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

Polres HSU juga mengajak masyarakat dan para petani untuk terus menjaga semangat dalam mengembangkan sektor pertanian. Keberhasilan program swasembada pangan dinilai membutuhkan kerja sama dan dukungan seluruh pihak, mulai dari proses penanaman, pemeliharaan hingga masa panen.

Dari hasil monitoring, kegiatan berlangsung aman dan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang juga terpantau aman dan kondusif.

© Copyright 2022 - Kalsel Today