BANJARMASIN, Kalseltoday.com – Warga Jalan Cempaka XI RT 05, Kelurahan Mawar, Kecamatan Banjarmasin Tengah, digegerkan kebakaran hebat yang terjadi pada Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 10.30 WITA.
Kobaran api diduga pertama kali muncul dari sebuah rumah yang ditempati FR alias A (50). Api dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah bangunan di sekitar lokasi.
Sedikitnya empat rumah terdampak dalam peristiwa tersebut. Rumah yang ditempati A dilaporkan ludes terbakar. Sementara rumah milik Bery serta rumah almarhum Murhansyah mengalami kerusakan hingga sekitar separuh bagian bangunan. Rumah milik H Rusdi juga berada di sekitar lokasi yang terdampak kebakaran.
Menurut keterangan warga, api awalnya terlihat disertai kepulan asap tebal yang keluar dari rumah A. Syaiful, penjaga siang di lingkungan setempat, menjadi salah satu warga yang mengetahui kejadian tersebut sebelum api semakin membesar.
Kobaran api kemudian mengundang perhatian warga dan memicu kedatangan puluhan unit pemadam kebakaran (damkar) ke lokasi.
Petugas pemadam bersama relawan berjibaku melakukan penanganan agar api tidak merambat lebih luas ke bangunan lain yang berada di kawasan permukiman padat tersebut.
Sekitar satu jam setelah kejadian, kobaran api akhirnya berhasil dikuasai. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali.
Warga Sebut Pernah Ada Kejadian Serupa
Pasca kebakaran, sejumlah warga mengaku tidak terlalu terkejut dengan kejadian tersebut. Mereka menyebut sebelumnya pernah terjadi beberapa kali insiden ketika A diduga berupaya membakar rumah yang ditempatinya.
Ketua RT 05, Zainur, mengatakan informasi yang diperolehnya dari warga menyebut api kali ini juga diduga berasal dari rumah A.
“Si A ini memang sering mau bakar rumahnya bila pikirannya pusing. Bahkan sudah masuk Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum,” kata Zainur kepada awak media.
Zainur menyebut, berdasarkan informasi warga, sudah sekitar lima kali upaya serupa sebelumnya terjadi. Namun, setiap kejadian dapat dicegah oleh warga sekitar sebelum api membesar.
“Namun kali keenam ini kami tak bisa mencegah karena api sudah membesar,” ujarnya, didampingi Syaiful.
Menurut Zainur, A diketahui tinggal seorang diri dan belum berkeluarga. Untuk kebutuhan sehari-hari, warga menyebut A selama ini mendapat bantuan dari adiknya, panti asuhan setempat, serta masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.
Warga juga menyebut A sempat menunjukkan perilaku yang membuat lingkungan sekitar khawatir sejak dini hari sebelum kebakaran terjadi. Namun, kondisi maupun motif yang melatarbelakangi kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan pihak kepolisian.
Polisi Amankan A
Tidak lama setelah kebakaran terjadi, personel Polresta Banjarmasin bersama Polsek Banjarmasin Tengah mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan awal.
Sekitar 30 menit kemudian, A berhasil diamankan polisi tidak jauh dari lokasi kejadian.
Pengamanan tersebut juga terlihat dalam video amatir yang beredar. Dalam rekaman itu, A tampak diamankan oleh sejumlah anggota kepolisian, salah satunya mengenakan pakaian sipil.
Kapolsek Banjarmasin Tengah AKP Bimasa Zebua membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan A.
“Benar, sudah diamankan. Kita periksa dulu orangnya,” ujarnya singkat.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap A untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab kebakaran tersebut.
Sementara itu, kerugian materi akibat kebakaran masih dalam pendataan. Tidak ada keterangan lebih lanjut terkait adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (Tim Kalseltoday.com)

Berita