Berita

Breaking News

Polsek Amuntai Tengah Kawal Swasembada Jagung, Pastikan Perkembangan Lahan di HSU Terpantau

HSU – Jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan dan swasembada pangan.

Salah satu upaya tersebut dilakukan Polsek Amuntai Tengah melalui monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di wilayah hukumnya, Sabtu (5/9/2026).

Monitoring yang dimulai sekitar pukul 11.00 Wita tersebut menyasar lahan pertanian yang berada di Desa Karias Dalam, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung tetap terpantau sekaligus memperoleh informasi langsung mengenai kondisi program ketahanan pangan di lapangan.

Sejumlah personel Polsek Amuntai Tengah diterjunkan dalam kegiatan tersebut, yakni AIPTU Rofik PN, AIPDA Sahat MTS, S.H., BRIPKA Sugeng Ari Bowo, BRIPKA Eko Wahyudi, dan BRIGPOL Bayu Fitrianto.

Dalam pelaksanaannya, personel menggunakan satu unit kendaraan roda empat patroli Polsek Amuntai Tengah serta alat komunikasi HT Motorola APX 1000 untuk mendukung kelancaran kegiatan di lapangan.

Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, mengatakan monitoring tersebut merupakan bagian dari dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan.

“Polres HSU melalui jajaran Polsek terus melakukan monitoring perkembangan lahan pertanian, termasuk tanaman jagung. Kegiatan ini penting untuk mengetahui kondisi tanaman secara langsung sekaligus memastikan program swasembada pangan dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar IPTU Asep Hudzainur.

Menurutnya, keterlibatan jajaran kepolisian tidak hanya sebatas melakukan pemantauan, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat dan petani yang menjalankan program pertanian.

Dengan monitoring secara berkala, berbagai perkembangan maupun kendala yang ditemukan di lapangan dapat diketahui lebih cepat sehingga dapat menjadi bahan laporan dan evaluasi bagi pimpinan maupun pihak terkait.

Program swasembada jagung sendiri diharapkan mampu mendorong kemandirian pangan dengan memenuhi kebutuhan domestik melalui peningkatan produksi pertanian masyarakat. Selain untuk kebutuhan pangan, komoditas jagung juga memiliki peran penting sebagai bahan baku pakan ternak.

“Ketahanan pangan membutuhkan kerja sama dan dukungan seluruh pihak. Polri akan terus hadir melalui jajaran di kewilayahan untuk memberikan pendampingan, monitoring, serta mendorong masyarakat agar lahan pertanian yang dimiliki dapat terus produktif,” tambah Asep.

Monitoring tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres HSU dalam mengawal program ketahanan pangan hingga tingkat desa. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian.

Selain mendukung produktivitas pertanian, program tersebut juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui peningkatan hasil produksi dan pemanfaatan lahan secara optimal.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh rangkaian monitoring berjalan lancar hingga selesai.

© Copyright 2022 - Kalsel Today