HSU — Jajaran Polsek Banjang terus menunjukkan dukungan terhadap program swasembada pangan dengan melakukan monitoring perkembangan lahan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Monitoring dilakukan personel Polsek Banjang pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 11.00 Wita. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan perkembangan tanaman jagung sekaligus memantau kondisi lahan yang menjadi bagian dari program swasembada pangan binaan Polri.
Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin, yang tergabung dalam kelompok tani Mandiri/Binaan Polri. Luas lahan mencapai sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi dan dikelola secara perorangan.
Tanaman jagung tersebut mulai ditanam pada 12 Mei 2026 dan saat dilakukan monitoring telah memasuki usia sekitar 116 hari. Dari hasil pemantauan, tanaman tumbuh dengan baik dengan tinggi rata-rata mencapai 2 hingga 2,1 meter.
Jenis jagung yang ditanam merupakan jagung pakan dengan menggunakan bibit Hibrida Bisi 18. Untuk kebutuhan penanaman, petani menggunakan sekitar 100 kilogram atau 100 bungkus bibit.
Dalam proses perawatannya, lahan tersebut menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit, sedangkan pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Sementara proses pengolahan dan perawatan lahan masih dilakukan secara manual.
Jika pertumbuhan tanaman berjalan sesuai target, jagung tersebut diperkirakan mulai memasuki masa panen pada 10 Oktober 2026.
Monitoring dilakukan oleh Aipda Nasrullah, Aipda Robbi Utama, S.H., dan Briptu Zakir. Kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk memantau perkembangan tanaman, tetapi juga menjadi bentuk pendampingan Polri terhadap masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Banjang.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui PS Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, mengatakan bahwa jajaran Polres HSU terus mendorong keterlibatan personel dalam mendukung program ketahanan pangan, termasuk melalui pemantauan dan pendampingan terhadap lahan pertanian masyarakat.
“Polri melalui jajaran di kewilayahan akan terus mendukung program swasembada pangan dengan melakukan pendampingan dan pemantauan secara langsung. Kami berharap lahan-lahan yang dikelola masyarakat dapat memberikan hasil yang optimal dan turut memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ujar Asep, menyampaikan arahan Kapolres HSU.
Menurutnya, keberadaan personel di tengah masyarakat juga diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara Polri dengan para petani, sehingga berbagai kendala yang muncul dalam pengelolaan lahan dapat diketahui sejak dini dan dicarikan solusi bersama.
“Monitoring ini bukan hanya melihat perkembangan tanaman, tetapi juga memastikan komunikasi dengan petani terus terjalin. Dengan sinergi yang baik, kami berharap program swasembada pangan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Polres HSU juga menilai sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung perekonomian masyarakat. Karena itu, pendampingan terhadap petani menjadi salah satu bentuk kontribusi Polri dalam mendukung program pemerintah.
Dari hasil kegiatan, perkembangan lahan jagung di Desa Pulau Damar terpantau berjalan dan kegiatan monitoring berlangsung aman serta lancar. Kondisi keamanan di wilayah hukum Polsek Banjang juga terpantau kondusif.

Berita