Berita

Breaking News

Heboh Asteroid Diprediksi Hantam Bumi 2027 hingga Viral di TikTok, NASA Buka Suara!

Foto ilustrasi buatan AI

BANJARMASIN — Jagat media sosial, khususnya platform TikTok, belakangan ini dihebohkan oleh narasi menakutkan yang menyebutkan bahwa lembaga antariksa Amerika Serikat, NASA, memprediksi sebuah asteroid akan menghantam Bumi pada tahun 2027. Video yang sempat ditonton hingga lebih dari 4,2 juta kali tersebut mengklaim adanya peluang sebesar 96% bahwa kehidupan di Bumi bakal kiamat akibat hantaman benda langit tersebut.

Klaim fantastis itu menyebut asteroid bernama 2017 PDC berada dalam lintasan yang hampir pasti menabrak Bumi pada 21 Juli 2027. Namun, apakah kabar menakutkan ini benar adanya?

Fakta Sebenarnya: Cuma Latihan Simulasi!

Usut punya usut, kabar viral tersebut ternyata adalah hoaks lama yang dikemas ulang. Video yang beredar sengaja mengambil potongan informasi di luar konteks aslinya untuk memicu kepanikan netizen.

Fakta sebenarnya, angka 96% dan narasi tabrakan asteroid tersebut berasal dari latihan simulasi (skenario buatan) yang diselenggarakan oleh NASA bersama lembaga penanggulangan bencana seperti FEMA dan International Asteroid Warning Network (IAWN) pada tahun 2019 lalu.

NASA secara berkala memang kerap menggelar latihan simulasi semacam ini. Tujuan utamanya bukan untuk menakut-nakuti, melainkan menguji kesiapsiagaan para ilmuwan dan tim penanggulangan bencana global jika suatu saat nanti Bumi benar-benar menghadapi ancaman asteroid nyata.

Dalam latihan simulasi tersebut, para peneliti sengaja membuat skenario fiktif yang sangat realistis:

  • Asteroid fiktif bernama 2017 PDC disimulasikan berpotensi menghantam Bumi pada April/Juli 2027.
  • Tim ilmuwan menguji berbagai strategi pertahanan planet, seperti meluncurkan misi armada "penabrak kinetik" untuk membelokkan arah asteroid hingga merencanakan evakuasi darurat bagi warga.

Penyebaran Informasi Dipotong Konteks

Pembuat konten yang menyebarkan hoaks tersebut sengaja menghilangkan bagian penting—yaitu fakta bahwa skenario tersebut adalah simulasi fiktif—dan hanya menampilkan potongan screenshot pencarian Google atau dokumen latihan tanpa penjelasan lengkap.

Dr. Alfredo Carpineti, salah satu ilmuwan yang mengulas latihan tersebut, menegaskan bahwa simulasi dibuat sengaja dengan dampak yang besar untuk melihat sejauh mana respons dan koordinasi antar-lembaga antariksa antarnatuna bekerja.

Jadi bagi masyarakat dan pengguna media sosial, tidak perlu panik. Bumi tidak diprediksi akan dihantam asteroid pada tahun 2027. Selalu pastikan untuk mengecek ulang informasi yang beredar di media sosial sebelum menyebarkannya kembali! (Red)

© Copyright 2022 - Kalsel Today