Berita

Breaking News

Cegah Kriminalitas, Polres Banjarbaru Gandeng Pemkot Atasi Pengangguran Lewat Program Polisi Peduli


BANJARBARU – Polres Banjarbaru bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru menggagas program Polisi Peduli Pengangguran sebagai upaya menekan angka pengangguran sekaligus mencegah potensi tindak kriminalitas dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas). Program tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Perangkat Daerah di Gedung Balai Kota Banjarbaru, Aula Gawi Seberataan, Selasa (3/11/2026).

Kolaborasi ini menjadi salah satu langkah strategis kepolisian bersama pemerintah daerah dalam menangani persoalan sosial yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas. Melalui program tersebut, masyarakat yang belum memiliki pekerjaan akan didata, diberikan pelatihan keterampilan, hingga difasilitasi untuk mendapatkan kesempatan kerja.

Dalam rapat koordinasi itu, Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, S.I.K., M.H., bersama Wali Kota Banjarbaru membahas pematangan program yang melibatkan berbagai perangkat daerah serta sektor industri.

Kapolres Banjarbaru melalui Kasi Humas Polres Banjarbaru IPDA Kardi Gunadi menjelaskan, program Polisi Peduli Pengangguran merupakan langkah preemtif kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menyentuh langsung persoalan sosial di tengah masyarakat.

Menurutnya, upaya menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan mencegah berbagai persoalan yang berpotensi menjadi akar munculnya tindak kriminalitas.

"Kami ingin memastikan bahwa negara hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pencegahan akar masalah kriminalitas. Melalui program Polisi Peduli Pengangguran ini, kami bertekad menekan angka pengangguran demi mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus menjaga situasi yang aman dan kondusif di Banjarbaru," ujar AKBP Pius X Febry Aceng Loda sebagaimana disampaikan IPDA Kardi Gunadi.

Ia memaparkan, pelaksanaan program tersebut dirancang secara bertahap dan menyeluruh, mulai dari pendataan masyarakat yang belum bekerja hingga penyaluran ke dunia industri.

Pada tahap awal, personel Bhabinkamtibmas akan dilibatkan secara aktif untuk melakukan pendataan warga pengangguran di wilayah binaan masing-masing, mulai dari tingkat kelurahan hingga desa.

Data tersebut selanjutnya menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan pelatihan bagi para pencari kerja. Mereka akan mendapatkan pembekalan keterampilan teknis (hard skill) maupun kemampuan nonteknis (soft skill), sehingga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Tidak hanya berhenti pada pelatihan, Polres Banjarbaru bersama Pemkot Banjarbaru juga menyiapkan langkah lanjutan berupa fasilitasi penempatan tenaga kerja.

Kedua instansi berencana menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Langkah ini diharapkan dapat membuka akses lebih luas bagi peserta pelatihan untuk memperoleh pekerjaan sesuai kemampuan dan kualifikasi yang dimiliki.

"Kerja sama ini tidak sekadar mencari tenaga kerja, tetapi membangun jembatan langsung antara pencari kerja dan dunia industri melalui pengikatan komitmen bersama perusahaan mitra," pungkas IPDA Kardi.

Melalui program Polisi Peduli Pengangguran, Polres Banjarbaru berharap persoalan pengangguran dapat ditangani secara kolaboratif dan berkelanjutan. Selain membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif di Kota Banjarbaru.

Rapat koordinasi dan pembahasan program strategis tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan situasi kamtibmas yang tetap kondusif hingga kegiatan berakhir.

© Copyright 2022 - Kalsel Today