Berita

Breaking News

Kemarau Panjang Hambat Penanaman Jagung di HSU, Polsek Amuntai Tengah Terus Pantau Lahan Petani

HSU – Menghadapi dampak kemarau panjang yang berpotensi menghambat penanaman jagung, jajaran Polsek Amuntai Tengah melakukan monitoring perkembangan lahan pertanian di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (31/10/2026). Pemantauan yang dilaksanakan mulai pukul 12.00 Wita tersebut bertujuan mendukung program swasembada pangan sekaligus memastikan perkembangan lahan pertanian masyarakat tetap terpantau.

Kegiatan monitoring dipimpin AIPTU Eko Yuli S. bersama AIPTU Rofik PN, AIPDA Iwan Krisnawan, dan BRIGPOL Juliansyah. Petugas turun langsung ke wilayah pertanian menggunakan kendaraan patroli Polsek Amuntai Tengah untuk melihat kondisi lahan serta perkembangan sektor pertanian jagung.

Dalam pemantauan tersebut, kondisi cuaca yang mengalami kemarau panjang menjadi salah satu perhatian. Situasi tersebut menyebabkan sebagian besar lahan pertanian diperkirakan belum memungkinkan untuk kembali ditanami jagung dalam beberapa bulan ke depan.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi petani dalam menjaga keberlangsungan produksi pertanian. Ketersediaan air dan kondisi lahan menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan agar proses penanaman dapat kembali dilakukan ketika keadaan memungkinkan.

Meski demikian, Polsek Amuntai Tengah memastikan pemantauan terhadap perkembangan lahan jagung akan terus dilakukan secara berkala. Petugas juga memperhatikan kondisi debit air dan genangan di lahan pertanian milik warga sebagai bahan evaluasi untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

Kapolres Hulu Sungai Utara (HSU), AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres HSU, IPTU Asep Hudzainur, menyampaikan bahwa monitoring lahan pertanian merupakan salah satu bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada jagung.

Menurutnya, pemantauan secara langsung diperlukan untuk mengetahui perkembangan pertanian sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi petani, termasuk faktor cuaca dan ketersediaan air.

“Polri melalui jajaran Polsek terus mendukung program ketahanan pangan dengan melakukan pendampingan dan monitoring terhadap perkembangan lahan pertanian masyarakat. Kami ingin memastikan kondisi di lapangan terpantau dengan baik, sehingga berbagai kendala yang dihadapi petani, termasuk dampak kemarau panjang, dapat diketahui dan dikoordinasikan untuk menentukan langkah selanjutnya,” ujar IPTU Asep Hudzainur menyampaikan pesan Kapolres.

Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan berbagai hambatan dalam kegiatan pertanian dapat dicarikan solusi secara bersama-sama.

Melalui kegiatan tersebut, Polsek Amuntai Tengah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan lahan jagung serta kondisi sumber air di wilayah hukumnya. Langkah ini diharapkan dapat membantu mendukung produktivitas petani dan menjaga keberlangsungan program ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Ary)

© Copyright 2022 - Kalsel Today