Berita

Breaking News

Jhonlin Group Berangkatkan 40 Relawan ke Aceh, Percepat Pemulihan Pasca Banjir dan Longsor


TANAH BUMBU, kalseltoday.com — Jhonlin Group kembali menegaskan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan memberangkatkan 40 relawan ke Aceh guna membantu percepatan pemulihan pasca bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah. 

Pelepasan relawan dilakukan pada Kamis (22/1/2026) di Pelabuhan PT Dua Samudera Perkasa, Sungai Dua, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Puluhan relawan tersebut tergabung dalam Tim Solidarity for Humanity Jhonlin Group. 

Mereka berasal dari berbagai latar belakang profesional, mulai dari tenaga rescue, paramedis, operator alat berat, pengemudi, mekanik, hingga tim media. Seluruh relawan diberangkatkan menggunakan Kapal J7 Explorer, armada milik Jhonlin Group.

Direktur PT Dua Samudera Perkasa, Efgar Welmar Santos, mengatakan bahwa pengiriman relawan ini merupakan bagian dari penguatan bantuan kemanusiaan yang telah dilakukan sebelumnya. Menurutnya, Jhonlin Group tidak hanya mengirimkan sumber daya manusia, tetapi juga dukungan sarana dan prasarana untuk membantu pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak.


“Pengiriman relawan ini memperkuat upaya bantuan yang sudah berjalan. Sebelumnya, Jhonlin Group telah mengirimkan 31 unit alat berat ke Aceh Tamiang untuk membantu proses evakuasi serta normalisasi wilayah terdampak bencana,” ujar Efgar.

Sementara itu, Koordinator Plant Jhonlin Group, Aries Yudi Kristanto, dalam arahannya menekankan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta etika selama menjalankan misi kemanusiaan.

 Ia meminta seluruh relawan menjaga nama baik perusahaan sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan saat berinteraksi dengan masyarakat terdampak.

“Relawan harus bekerja dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan menjunjung etika. Kehadiran kita di sana adalah untuk membantu sesama, bukan sekadar menjalankan tugas,” tegas Aries.

Koordinator Media Tim Solidarity for Humanity, Richy Petroza, juga mengingatkan para relawan agar bijak dalam menggunakan media sosial, terutama saat mendokumentasikan kegiatan di lokasi bencana.

 Menurutnya, empati dan rasa kemanusiaan harus menjadi landasan utama dalam setiap publikasi.
“Dokumentasi memang penting, tetapi harus tetap mengedepankan etika, empati, serta menghormati kondisi para korban bencana,” kata Richy.
Dukungan terhadap aksi kemanusiaan ini turut disampaikan oleh Adrizal, perwakilan Jhonlin Group yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kalimantan Selatan dari Fraksi PAN. Ia menegaskan bahwa keterlibatan Jhonlin Group dalam penanganan bencana merupakan wujud nyata kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat.
“Kami berharap kehadiran relawan dan dukungan alat berat dari Jhonlin Group dapat mempercepat proses pemulihan di Aceh dan meringankan beban masyarakat terdampak. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial dan kemanusiaan yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Dengan keberangkatan 40 relawan ini, Jhonlin Group berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam pemulihan pasca bencana serta membantu masyarakat Aceh untuk segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas kehidupan secara normal. (@W) 
© Copyright 2022 - Kalsel Today