KOTABARU, kalseltoday.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru menggelar razia gabungan di blok hunian warga binaan bersama aparat TNI dan Polri, Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut Instruksi Pelaksanaan Ikrar dan Penguatan Pengawasan Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Razia dilaksanakan usai Apel dan Ikrar Bersama Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Mawardi, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, jajaran pengamanan, serta personel TNI dan Polri.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penggeledahan menyeluruh di sejumlah kamar hunian dan area blok untuk memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban di lingkungan lapas.
Dari hasil razia, petugas mengamankan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam blok hunian, di antaranya 7 korek api, 5 gunting, 11 benda tajam dan alat rakitan, 3 stop kontak, 2 headset, 1 obeng, 1 sabuk, serta 1 kipas angin.
Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, melalui Plh. Kepala Lapas Mawardi menegaskan bahwa razia gabungan ini merupakan langkah konkret dalam memperkuat deteksi dini dan pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan.
“Razia ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari barang-barang terlarang. Sinergi bersama TNI dan Polri menjadi penguatan penting dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas,” ujar Mawardi.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Ricky Wirando menambahkan bahwa razia rutin maupun insidentil akan terus digencarkan sebagai langkah pencegahan dini.
“Kami terus memperkuat pengawasan melalui razia berkala dan deteksi dini. Temuan hari ini menjadi evaluasi bersama agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga serta tidak ada ruang bagi pelanggaran di dalam blok hunian,” tegasnya.
Perwakilan Polres Kotabaru, Sahib, turut mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Lapas dan aparat penegak hukum dalam menjaga situasi tetap kondusif.
“Kegiatan seperti ini penting sebagai bentuk komitmen bersama dalam mencegah masuknya barang-barang terlarang dan meminimalisir potensi gangguan keamanan. Kolaborasi antarinstansi harus terus diperkuat demi terciptanya situasi yang aman dan terkendali,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak kepolisian siap mendukung langkah-langkah penguatan keamanan di lingkungan pemasyarakatan melalui koordinasi dan pengawasan terpadu.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui razia gabungan ini, Lapas Kotabaru terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan berbagai praktik pelanggaran lainnya. (Siti Rahmah)
Berita