Berita

Breaking News

Purwati disumpah, Kotabaru Kini punya Penjaga Baru untuk Kepastian Tanah Warga


KOTABARU, kalseltoday.com – Rabu, (10/6/26) pagi, Kantor Pertanahan Kabupaten Kotabaru terasa berbeda. Hening, khidmat, dan penuh wibawa. Di hadapan kitab suci serta disaksikan seluruh jajaran, Purwati S.H.M.Kn. mengangkat sumpah jabatan. Sejak detik itu, amanah besar resmi ia emban sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah atau PPAT.

Pelantikan dipimpin langsung Kepala Kantor Pertanahan Kotabaru Hadi Syaputra S.H. Bagi BPN Kotabaru, momen ini bukan hanya seremoni rutin. Ini adalah langkah nyata memperkuat layanan pertanahan agar Bumi Sa-Ijaan semakin tertib dan warga semakin tenang.

Dalam amanatnya, Hadi Syaputra mengingatkan bobot jabatan baru tersebut. PPAT tidak hanya bertugas membuat akta jual beli. Setiap cap dan tanda tangan yang dibubuhkan akan menjadi penentu apakah tanah warisan keluarga tetap aman, apakah rumah pertama pasangan muda terlindungi hukum, dan apakah investasi masyarakat memiliki kepastian.

Beliau menegaskan bahwa PPAT memegang kunci kepastian hukum atas tanah dan satuan rumah susun. Satu kesalahan kecil saja bisa memicu sengketa panjang di kemudian hari. Karena itu profesionalisme, ketelitian, dan kepatuhan pada peraturan perundang-undangan harus menjadi pegangan utama dalam setiap pekerjaan.

Hadi Syaputra juga berpesan agar Purwati menjaga integritas sejak hari pertama bertugas. Jabatan PPAT adalah amanah yang harus dijaga martabatnya. Warga wajib dilayani dengan hati, namun prosesnya harus berjalan sesuai aturan. Kehadiran PPAT yang kompeten akan menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Kotabaru akan pelayanan pertanahan yang modern, cepat, tepat, transparan, dan akuntabel.

Kantor Pertanahan Kotabaru memastikan pelantikan ini dibarengi komitmen pembinaan dan pengawasan berkelanjutan. Setiap akta yang lahir harus benar-benar memberi rasa aman, bukan justru menimbulkan masalah baru bagi pemiliknya.

Dengan bertambahnya satu PPAT resmi, diharapkan antrian layanan seperti balik nama, jual beli, dan waris di Kotabaru bisa lebih lancar. Tujuan akhirnya sederhana namun penting. Warga datang ke kantor pertanahan dengan kebingungan tentang tanahnya, dan pulang dengan hati lega karena surat-suratnya sudah beres.

Karena di ujung semua proses pertanahan, BPN Kotabaru hanya mengejar satu hal. Memastikan setiap warga merasa aman di atas sepetak tanah yang mereka sebut rumah. (Siti Rahmah)
© Copyright 2022 - Kalsel Today