Pulang Pisau, kalseltoday.com – Wakil Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Jayadikarta, mengajak seluruh mahasiswa untuk terus mengambil peran aktif sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang berlangsung di Aula Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (14/6/2026).
Dalam sambutannya, Ahmad Jayadikarta menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi penting sebagai kelompok intelektual yang mampu memberikan gagasan, kritik konstruktif, serta solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi daerah maupun bangsa. Menurutnya, peran mahasiswa semakin dibutuhkan di tengah berbagai tantangan pembangunan, termasuk kondisi efisiensi anggaran yang saat ini sedang dihadapi pemerintah.
“Mahasiswa merupakan aset bangsa yang memiliki kapasitas intelektual, idealisme, dan semangat perubahan. Karena itu, saya berharap mahasiswa tidak hanya menjadi pengkritik, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam mencari solusi dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah,” ujar Ahmad Jayadikarta.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan kalangan mahasiswa menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan kemampuan akademik dan semangat inovasi yang dimiliki, mahasiswa dinilai mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah.
Pada kesempatan tersebut, Ahmad Jayadikarta juga menyinggung rencana aksi demonstrasi yang disebut akan berlangsung pada 20 Juni mendatang. Ia menegaskan bahwa menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak yang dijamin oleh konstitusi dan menjadi bagian penting dalam kehidupan demokrasi.
Meski demikian, ia berharap setiap penyampaian aspirasi dapat dilakukan dengan cara yang santun, tertib, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kalaupun nanti terjadi aksi demonstrasi, saya berharap dapat dilaksanakan secara teratur, tertib, dan tidak anarkis. Sampaikan aspirasi dengan cara yang baik sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sebagai alumni Muhammadiyah, Ahmad Jayadikarta mengaku memahami semangat perjuangan mahasiswa dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Namun ia mengingatkan agar setiap gerakan maupun aksi yang dilakukan tetap mengedepankan etika, tanggung jawab, serta menjaga kondusivitas daerah.
Menurutnya, aspirasi yang disampaikan untuk kepentingan bangsa dan kesejahteraan masyarakat merupakan bagian penting dari proses demokrasi yang harus dihormati. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menjadi contoh dalam menyampaikan pendapat secara cerdas, santun, dan berlandaskan data serta kajian yang objektif.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Presiden Republik Indonesia berulang kali menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen bangsa dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. Mahasiswa, sebagai generasi penerus bangsa, memiliki tanggung jawab besar untuk turut mengambil bagian dalam upaya tersebut.
Menutup sambutannya, Ahmad Jayadikarta mengajak seluruh mahasiswa, khususnya mahasiswa Muhammadiyah di Kabupaten Pulang Pisau dan Kalimantan Tengah, untuk terus menjaga semangat persatuan, memperkuat kapasitas intelektual, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan daerah dan bangsa.
“Teruslah menjadi generasi yang kritis, inovatif, dan solutif. Mari bersama-sama membangun daerah serta menghadirkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya. (Tim)


Berita