HSU, kalseltoday.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Banjang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, khususnya swasembada jagung. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan tanaman jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kamis (13/8/2026).
Kegiatan monitoring dilaksanakan sekitar pukul 11.00 WITA oleh personel Polsek Banjang. Pemantauan dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman sekaligus memberikan perhatian terhadap keberlanjutan program swasembada jagung di wilayah hukum Polsek Banjang.
Lahan yang menjadi sasaran monitoring merupakan milik Sadikin dengan luas mencapai 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi. Lahan tersebut dikelola secara perorangan melalui kelompok tani mandiri yang juga menjadi binaan Polri.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung saat ini telah memasuki usia sekitar 95 hari setelah tanam. Tanaman terlihat tumbuh dengan ketinggian rata-rata mencapai 2 hingga 2,1 meter.
Jagung yang ditanam merupakan jenis jagung pakan dengan menggunakan benih Hibrida Bisi 18. Untuk kebutuhan penanaman, digunakan sekitar 100 kilogram atau 100 bungkus benih.
Tanaman tersebut mulai ditanam pada 12 Mei 2026 dan diperkirakan memasuki masa panen pada 10 Oktober 2026 mendatang.
Dalam proses pemeliharaan, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Adapun proses pengolahan dan pemeliharaan lahan masih dilakukan secara manual.
Monitoring dilakukan oleh tiga personel Polsek Banjang, yakni Aipda Nasrullah, Aipda Robbi Utama, S.H., dan Briptu Zakir.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan secara berkelanjutan hingga tahap panen. Selain melakukan pemantauan, kehadiran personel di tengah petani juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dengan masyarakat dalam mendukung produktivitas sektor pertanian.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa jajaran Polres HSU terus mendorong keterlibatan personel dalam mendukung program pemerintah, termasuk penguatan ketahanan pangan melalui pengembangan komoditas jagung.
Menurutnya, monitoring secara berkala penting dilakukan untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin dihadapi petani di lapangan.
“Polri akan terus bersinergi dengan masyarakat dan para petani dalam mendukung program ketahanan pangan. Monitoring dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri sekaligus memastikan kegiatan pertanian dapat berjalan dengan baik hingga masa panen,” ujar IPTU Asep Hudzainur.
Ia menambahkan, keberhasilan program swasembada pangan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pihak, termasuk petani dan masyarakat.
Dengan adanya pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan, diharapkan produktivitas lahan jagung di Kabupaten HSU semakin meningkat serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional.
Hasil monitoring di Desa Pulau Damar menunjukkan kegiatan berjalan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Banjang juga terpantau aman dan kondusif. ( FR)

Berita