HSU, kalseltoday.com — Kebakaran menghanguskan sebuah gudang produksi meubel dan kerajinan berbahan kayu di Desa Kota Raden Hilir RT 003, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Minggu (13/9/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WITA. Api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Yulda yang rumahnya berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Saat itu, Yulda mendengar suara gemertak cukup keras. Merasa curiga, ia kemudian keluar rumah untuk memastikan sumber suara tersebut. Saat berada di luar, Yulda melihat kobaran api dari bagian tengah sisi kiri gudang meubel milik Ahmad Ridhani.
Melihat kondisi tersebut, Yulda langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar. Tidak lama berselang, relawan pemadam kebakaran dan petugas Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) berdatangan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Bangunan Kayu Membuat Api Cepat Membesar
Kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu membuat api dengan cepat merambat ke seluruh bagian gudang. Selain menjadi tempat penyimpanan dan produksi meubel, di dalam bangunan tersebut juga terdapat berbagai mesin serta material berbahan kayu yang mudah terbakar.
Petugas dan relawan berjibaku memadamkan api hingga akhirnya kobaran berhasil dikendalikan sekitar 20 menit kemudian.
Setelah api berhasil dipadamkan, personel gabungan dari Polres HSU dan Polsek Amuntai Tengah langsung melakukan pengamanan lokasi serta pemeriksaan awal untuk mengetahui penyebab kebakaran.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Tim Inafis Polres HSU bersama Polsek Amuntai Tengah, gudang tersebut mengalami kerusakan hingga 100 persen.
Dari pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan sejumlah peralatan produksi meubel, termasuk mesin pemotong kayu, yang ikut terbakar.
Diduga Akibat Korsleting Listrik
Dari hasil pemeriksaan awal, titik api diduga berasal dari bagian tengah gudang, tepatnya pada jaringan kabel listrik yang terhubung dengan mesin-mesin produksi.
Polisi juga menemukan elemen kabel listrik yang telah terbakar serta sejumlah bagian mesin pemotong kayu, seperti mata gergaji dan kumparan dinamo.
Gudang tersebut diketahui menggunakan listrik dengan daya 5.500 watt. Saat kejadian, tidak ada aktivitas maupun penghuni di dalam gudang karena tempat tersebut biasanya beroperasi mulai pukul 06.30 hingga 17.00 WITA.
Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman terhadap penyebab pasti kebakaran.
Kerugian Ditaksir Rp300 Juta
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp300 juta.
Sejumlah barang yang diamankan untuk kepentingan pemeriksaan antara lain satu elemen kabel listrik yang terbakar, bongkahan kayu terbakar, serta beberapa bagian mesin pemotong kayu.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Polres HSU IPTU Asep Hudzainur, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada bangunan yang digunakan sebagai tempat produksi atau penyimpanan bahan mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, termasuk kabel dan peralatan listrik yang digunakan untuk kegiatan usaha. Jika ditemukan kabel atau instalasi yang mengalami kerusakan, sebaiknya segera diperiksa dan diperbaiki oleh tenaga yang berkompeten,” ujar IPTU Asep Hudzainur.
Ia menambahkan, kepolisian bersama unsur terkait akan terus melakukan langkah-langkah pencegahan sekaligus penanganan cepat apabila terjadi peristiwa kebakaran di wilayah hukum Polres HSU.
“Respons cepat dari masyarakat dan petugas sangat penting untuk mencegah api meluas. Apabila terjadi kebakaran, segera hubungi petugas pemadam kebakaran dan aparat terdekat serta utamakan keselamatan,” tambahnya.
Saat ini, petugas kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan pengumpulan barang bukti untuk memastikan penyebab kebakaran secara lebih lanjut.
Peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan situasi di sekitar lokasi setelah kebakaran berhasil dipadamkan berlangsung aman dan kondusif.


Berita