Berita

Breaking News

Monitoring Jagung di Pinangkara, Polsek Babirik Pastikan Pertumbuhan Tanaman Berjalan Baik

AMUNTAI – Polsek Babirik terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan tanaman jagung yang dikelola kelompok tani sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara (HSU).

Monitoring pertumbuhan tanaman jagung tersebut dilaksanakan pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 09.00 WITA, berlokasi di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Babirik melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi tanaman jagung milik Bahri yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia. Lahan yang ditanami jagung tersebut memiliki luas sekitar 3 hektare.

Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung saat ini telah memasuki usia 67 hari setelah tanam (HST). Tanaman yang ditanam pada 21 Juli 2026 tersebut memiliki rata-rata tinggi sekitar 160 sentimeter dan menunjukkan pertumbuhan yang terus berkembang menuju masa panen.

Jenis jagung yang dibudidayakan merupakan jagung pakan dengan menggunakan benih varietas Bisi 18. Untuk kebutuhan penanaman, petani menggunakan sekitar 75 kilogram atau 75 bungkus benih.

Dalam perawatannya, tanaman jagung tersebut menggunakan pupuk NPK Mutiara 16.16.16, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Hingga monitoring dilakukan, tidak tercatat penggunaan pestisida dalam perawatan tanaman.

Dengan usia tanaman yang telah mencapai 67 HST, panen diperkirakan dapat dilakukan sekitar 21 November 2026. Proses pengolahan lahan dan perawatan tanaman sejauh ini masih dilakukan secara manual oleh petani.

Kapolsek Babirik menyampaikan bahwa monitoring pertumbuhan tanaman jagung dilakukan secara berkala untuk mengetahui perkembangan tanaman sekaligus memastikan kegiatan pertanian masyarakat berjalan dengan baik.

Pemantauan tersebut juga menjadi bagian dari sinergi kepolisian dengan masyarakat dan kelompok tani dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya melalui pengembangan komoditas jagung.

Melalui kegiatan monitoring secara langsung, diharapkan kendala yang dihadapi petani dapat diketahui lebih awal sehingga dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait. Selain itu, hasil panen nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi petani sekaligus mendukung ketersediaan pangan dan perekonomian masyarakat.

Polsek Babirik berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan sinergi dengan kelompok tani serta masyarakat dalam mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan ketahanan pangan di wilayah hukum Polres HSU. (Ary)

© Copyright 2022 - Kalsel Today