AMUNTAI – Upaya percepatan penurunan stunting terus diperkuat di Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satunya melalui kegiatan Rembuk Stunting yang mempertemukan unsur pemerintah kecamatan, kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader Posyandu hingga para bidan.
Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Cegah Stunting, Wujudkan Generasi Sehat, Cerdas dan Berdaya Saing” tersebut digelar di Aula Kantor Camat Amuntai Utara, Jumat (2/10/2026), mulai pukul 10.00 hingga 11.15 WITA.
Rembuk Stunting dihadiri Camat Amuntai Utara Astiana Rosanti, S.IP., M.IP., Kapolsek Amuntai Utara Ipda Alamsyah, S.H., perwakilan Danramil Amuntai Utara Sertu Sulaiman Fadli, Kepala KUA Kecamatan Amuntai Utara, Kepala Puskesmas Guntung, Kepala Puskesmas Sei Turak, para kepala desa se-Kecamatan Amuntai Utara, kader PKM desa, bidan desa, bidan puskesmas, serta pengelola gizi dari Puskesmas Sei Turak dan Puskesmas Guntung.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Camat Amuntai Utara dan Kapolsek Amuntai Utara. Selanjutnya, peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai percepatan penurunan stunting dan wasting di wilayah Kecamatan Amuntai Utara yang disampaikan oleh Kepala Puskesmas Guntung dan Kepala Puskesmas Sei Turak.
Dalam forum tersebut, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan upaya pencegahan serta penanganan stunting di tingkat desa.
Rembuk Stunting ini menjadi salah satu wadah untuk meningkatkan pemahaman para kepala desa, kader kesehatan dan unsur terkait mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Selain itu, kegiatan tersebut mendorong keterlibatan aktif seluruh pihak dalam mendukung program percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi antara puskesmas, pemerintah desa, kader Posyandu, Tim Pembina Posyandu dan masyarakat.
Kapolsek Amuntai Utara Ipda Alamsyah turut menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung upaya tersebut. Dengan keterlibatan berbagai unsur, setiap persoalan yang berkaitan dengan kesehatan dan tumbuh kembang anak diharapkan dapat lebih cepat diketahui, ditindaklanjuti dan dipantau secara bersama-sama.
Kolaborasi tersebut juga diharapkan tidak hanya berlangsung dalam forum rembuk, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan di tengah masyarakat, khususnya melalui penguatan peran Posyandu dan pemantauan kesehatan serta tumbuh kembang anak.
Melalui sinergi antara kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader Posyandu, Tim Pembina Posyandu dan masyarakat, Kecamatan Amuntai Utara terus mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Kegiatan Rembuk Stunting Kecamatan Amuntai Utara berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.


Berita