Berita

Breaking News

MUI Barito Kuala Resmi Dikukuhkan, Siap Perkuat Persatuan Menuju Indonesia Emas 2045


BATOLA, kalseltoday.com — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Barito Kuala resmi mengukuhkan kepengurusan masa khidmat 2026–2031 dalam kegiatan Pengukuhan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar di Aula Selidah Kantor Bupati Barito Kuala, Selasa (10/2/2026).

Mengusung tema “Perkokoh Semangat Persatuan, Songsong Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala M. Wahyu Adibawono yang mewakili Bupati Barito Kuala, Sekretaris Umum MUI Provinsi Kalimantan Selatan KH Nasrullah AR, Ketua MUI Barito Kuala KH M. Abda’i Rathami, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Kuala KH Anwar Hadimi.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh qori H. Muhammad Jabir, dilanjutkan doa yang dipimpin Ustadz Abdurrahman, serta sambutan dari panitia pelaksana.

Sekretaris Umum MUI Barito Kuala Ustadz Andin Arif Munandar Nasa’i menjelaskan, pengukuhan ini menjadi momentum legalitas sekaligus amanah bagi pengurus baru dalam menjalankan tugas keumatan.

“Selain pengukuhan, kegiatan ini juga menjadi forum rapat kerja daerah untuk merumuskan program strategis MUI ke depan agar peran organisasi semakin nyata dalam membina umat, menjaga ukhuwah, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan moral dan spiritual masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, MUI diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas organisasi kemasyarakatan dan pemerintah daerah demi menghadirkan program yang berdampak langsung bagi umat.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Provinsi Kalimantan Selatan KH Nasrullah AR menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal untuk menjalankan amanah umat.

“Pengukuhan ini adalah starting point bagi MUI Barito Kuala untuk menjalankan amanah masyarakat. Setelah ini harus dilakukan konsolidasi organisasi hingga tingkat desa agar program keumatan benar-benar terasa,” kata Nasrullah.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dalam tubuh MUI yang terdiri dari berbagai latar belakang organisasi Islam.
“MUI adalah tenda besar umat Islam, tempat berkumpulnya ulama, cendekiawan, dan tokoh masyarakat dari berbagai ormas. Karena itu, kekompakan harus terus dijaga dan kemitraan dengan pemerintah serta Forkopimda harus diperkuat,” ucapnya.

Ketua MUI Kabupaten Barito Kuala KH M. Abda’i Rathami menyatakan kepengurusan baru berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan umat Islam di daerah.


“Ini adalah kesempatan untuk memberikan sumbangsih pemikiran dan tenaga bagi kemajuan umat. Insya Allah kami akan menjalin kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah, karena sinergi ulama dan umara menjadi kunci terciptanya daerah yang maju, aman, dan damai,” katanya.

Dalam sambutan Bupati Barito Kuala yang disampaikan Plh Sekda M. Wahyu Adibawono, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas pengukuhan kepengurusan baru MUI.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Barito Kuala, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus MUI yang baru. Semoga mampu memperkuat sinergi antara ulama dan umara serta menjalankan peran pembinaan umat secara optimal,” ujarnya.

Usai pengukuhan, MUI Barito Kuala langsung menggelar Rakerda perdana untuk menyusun program kerja lima tahun ke depan. Ketua MUI KH M. Abda’i Rathami menyebutkan terdapat sekitar 70 pengurus yang tergabung dalam kepengurusan baru dengan 10 komisi bidang kerja.

“Program utama kami mencakup pendidikan, fatwa, ekonomi umat, dan berbagai bidang lainnya sesuai komisi. Kami juga siap mendukung program pemerintah daerah yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” katanya.

Melalui pengukuhan dan Rakerda ini, MUI Barito Kuala diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus pengayom umat dalam menjaga persatuan dan memperkuat pembangunan spiritual menuju Indonesia Emas 2045. (@dw)
© Copyright 2022 - Kalsel Today