Berita

Breaking News

Viral Perselisihan TKA dan Tenaga Lokal di Kotabaru, Polisi Pastikan Diselesaikan Secara Kekeluargaan


KOTABARU, kalseltoday.com – Beberapa hari terakhir, media sosial sempat diramaikan dengan isu perselisihan antara tenaga kerja asing (TKA) dan tenaga kerja lokal yang direkrut oleh PT BES di wilayah operasional PT SDE Sambas, Kabupaten Kotabaru.

Menindaklanjuti hal tersebut, pihak kepolisian bersama manajemen perusahaan segera melakukan mediasi. Perselisihan akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan melalui pertemuan yang dimediasi langsung oleh Kasat Intelkam Polres Kotabaru AKP Muhammad Hari Saputro, S.H., M.M., bersama Kapolsek Kelumpang Barat Iptu Hendri Ade, serta disaksikan oleh KTT PT SDE Sambas, jajaran manajemen, dan kedua belah pihak yang berselisih, Senin (2/2/2026).

KTT PT SDE Sambas menjelaskan bahwa perselisihan bermula saat salah satu karyawan PT SDE menegur karyawan PT BES yang merupakan subkontraktor PT SDE, terkait hasil pekerjaan yang dinilai kurang baik. Teguran tersebut diduga disampaikan dengan cara yang kurang tepat, ditambah adanya perbedaan budaya dan kebiasaan kerja, sehingga memicu kesalahpahaman di antara kedua belah pihak.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, pihak Human Resources Development (HRD) PT SDE kemudian memanggil perwakilan vendor atau subkontraktor PT BES dan meminta agar persoalan diselesaikan secara internal di lingkungan perusahaan PT BES.

“Permasalahan ini telah kami selesaikan secara kekeluargaan dan dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani oleh kedua belah pihak,” jelas KTT PT SDE Sambas.

Ia juga menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial dinilai berlebihan dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Narasi yang menyebut adanya tindakan arogan hingga pemukulan terhadap karyawan asing tidak benar.

“Menurut kami, kejadian ini murni akibat perbedaan budaya, kultur kerja, serta cara berkomunikasi antara karyawan asing dan karyawan lokal yang menimbulkan kesalahpahaman,” tegasnya.

Pasca mediasi, aktivitas operasional PT SDE Sambas kembali berjalan normal dan seluruh karyawan telah kembali bekerja seperti biasa.

Sementara itu, Kapolres Kotabaru AKBP Doli M. Tanjung melalui Kasat Intelkam AKP Muhammad Hari Saputro menyampaikan bahwa pihaknya langsung turun ke lapangan guna mencegah persoalan tersebut berkembang menjadi konflik sosial yang lebih luas.

“Mengingat permasalahan ini melibatkan tenaga kerja asing dan tenaga kerja lokal serta adanya narasi provokatif di media sosial, kami segera melakukan langkah-langkah mediasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, meskipun permasalahan telah diselesaikan secara mufakat, pihak kepolisian memandang perlu adanya surat kesepakatan damai sebagai langkah administratif agar permasalahan benar-benar selesai dan memiliki kekuatan hukum.

“Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak kami pertemukan dan dibuatkan surat kesepakatan damai. Tujuannya agar persoalan ini tuntas dan tidak menimbulkan spekulasi maupun isu yang berkembang di masyarakat,” pungkas AKP Muhammad Hari Saputro.

(KalselToday.com / Siti Rahmah)


Opsi Judul Menarik

  1. Viral Perselisihan TKA dan Tenaga Lokal di Kotabaru, Polisi Pastikan Diselesaikan Secara Kekeluargaan
  2. Isu TKA vs Tenaga Lokal di PT SDE Sambas Berakhir Damai
  3. Sempat Viral di Medsos, Perselisihan Karyawan PT SDE–PT BES Diselesaikan Lewat Mediasi Polisi
  4. Beda Budaya Picu Salah Paham, Konflik Karyawan di Kotabaru Berakhir Damai
  5. Polres Kotabaru Redam Isu Provokatif Perselisihan TKA dan Tenaga Lokal
  6. Manajemen dan Polisi Pastikan Konflik Karyawan di PT SDE Sambas Tak Berkembang

Kalau mau, saya juga bisa:

  • Menyesuaikan gaya lebih singkat (straight news)
  • Membuat versi headline + lead super tajam
  • Atau menyesuaikan dengan gaya khas media tertentu

Tinggal bilang saja ✍️

© Copyright 2022 - Kalsel Today