Berita

Breaking News

Ibu Tiga Anak Tewas Saat Bertugas Menyapu Jalan di Kayu Tangi, Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari

BANJARMASIN, kalseltoday.com – Suasana duka menyelimuti keluarga besar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin setelah seorang petugas kebersihan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang diduga merupakan kasus tabrak lari.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di Jalan Brigjen H Hasan Basri atau kawasan Kayu Tangi Ujung, tepatnya sebelum Jembatan Alalak (Basit), Kecamatan Banjarmasin Utara.

Korban, seorang ibu yang telah membesarkan tiga anak, ditemukan dalam kondisi mengalami luka berat, termasuk patah pada kaki kanan. Meski sempat mendapat penanganan, nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

Video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan korban tergeletak di dekat median jalan. Dalam rekaman tersebut, perekam menyebut telah terjadi kecelakaan lalu lintas dengan kondisi korban yang cukup parah dan diduga merupakan korban tabrak lari.

Adik korban, Achmad Yani (38), mengungkapkan bahwa saat kejadian kakaknya diduga tengah menjalankan tugas rutinnya menyapu median jalan sebelum ditabrak kendaraan yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

"Diduga kakak saya sedang bekerja menyapu jalan, kemudian ditabrak mobil yang langsung melarikan diri," ujar Achmad Yani saat ditemui di RSUD Ulin Banjarmasin.

Menurutnya, kepergian sang kakak menjadi pukulan berat bagi keluarga. Korban selama ini merupakan tulang punggung keluarga yang berjuang seorang diri membesarkan tiga anak setelah suaminya, Edi, meninggal dunia sekitar tujuh tahun lalu.

Ketiga anak korban saat ini diketahui berada di Jakarta. Anak sulung, Aulia (23), memperoleh beasiswa pada masa kepemimpinan mantan Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina. Sementara anak kedua mendapatkan beasiswa dari Bank Syariah Indonesia (BSI), sedangkan anak bungsunya juga masih menempuh pendidikan di Jakarta.

Korban diketahui tinggal di Jalan Cemara Gang Akasia 3, Kelurahan Sungai Miai, Kecamatan Banjarmasin Utara.

Achmad Yani juga mengaku masih teringat ucapan sang kakak beberapa bulan terakhir yang beberapa kali mengungkapkan firasat bahwa usianya tidak akan panjang.

"Beberapa bulan terakhir kakak sering bilang umurnya mungkin tidak lama lagi. Kami tidak menyangka ucapan itu menjadi kenyataan," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Banjarmasin AKP Embang Pramono mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kecelakaan sekaligus mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat dalam peristiwa tabrak lari tersebut.

"Anggota masih melakukan penyelidikan di lapangan," singkatnya.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV), serta mencari barang bukti lainnya guna mengungkap identitas kendaraan dan pengemudi yang diduga melarikan diri usai kejadian. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kecelakaan tersebut agar segera melapor demi mempercepat proses penyelidikan. (Tim)

© Copyright 2022 - Kalsel Today