HSU, kalseltoday.com – Jajaran Polsek Banjang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan lahan jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (20/6/2026).
Kegiatan monitoring dilakukan oleh personel Polsek Banjang guna memastikan pertumbuhan tanaman jagung binaan Polri berjalan optimal serta memberikan pendampingan kepada petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian.
Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin dengan luas mencapai 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi. Lahan tersebut tergabung dalam Kelompok Tani Mandiri yang menjadi binaan Polri dan ditanami jagung pakan jenis Hibrida Bisi 18.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, tanaman jagung yang ditanam sejak 12 Mei 2026 itu kini telah berusia sekitar 40 hari dengan tinggi tanaman berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter. Kondisi tanaman secara umum terlihat cukup baik dan menunjukkan perkembangan yang positif menuju masa panen yang diperkirakan berlangsung pada 10 Oktober 2026 mendatang.
Dalam proses budidayanya, petani menggunakan sekitar 100 kilogram benih jagung Hibrida Bisi 18. Untuk menjaga kesuburan lahan, digunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Seluruh kegiatan pengelolaan lahan masih menggunakan peralatan pertanian secara manual.
Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah.
“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir untuk mendukung program-program strategis pemerintah, termasuk di sektor pertanian. Melalui pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan, kami berharap produktivitas petani semakin meningkat sehingga dapat berkontribusi terhadap ketahanan dan swasembada pangan nasional,” ujar AKP Robby.
Menurutnya, sinergi antara Polri, petani, dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan kemandirian pangan di daerah. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan pemantauan terhadap lahan-lahan pertanian binaan agar setiap kendala yang muncul dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami ingin memastikan para petani mendapatkan dukungan yang maksimal. Kehadiran anggota Polri di lapangan diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus membantu mengawal keberhasilan program ketahanan pangan hingga masa panen tiba,” tambahnya.
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Soeyatmin, S.H., Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir. Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Melalui kegiatan ini, Polsek Banjang berharap sektor pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara semakin berkembang dan mampu menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan daerah maupun nasional dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. (Ary)

Berita