KOTABARU, kalseltoday.com – Upaya memperkuat layanan Pemasyarakatan di Kalimantan Selatan terus dilakukan. Terbaru, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kotabaru dan Bapas Tanjung resmi dilaunching dalam sebuah kegiatan yang digelar di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru, Selasa (11/8/2026).
Kehadiran dua Bapas tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pelayanan pembimbingan kemasyarakatan sekaligus mendekatkan layanan kepada Klien Pemasyarakatan di wilayah kerja masing-masing.
Launching ini juga menjadi bagian dari penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, khususnya dalam memberikan pembimbingan, pendampingan, penelitian kemasyarakatan hingga mendukung proses reintegrasi sosial bagi Klien Pemasyarakatan.
![]() |
| Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno |
Menurutnya, penguatan Bapas memiliki peran penting dalam memastikan proses pembimbingan kemasyarakatan berjalan secara optimal, khususnya dalam membantu Klien Pemasyarakatan menjalani proses reintegrasi dan kembali berperan secara positif di tengah masyarakat.
“Dengan hadirnya Bapas Kotabaru dan Bapas Tanjung, kita berharap pelaksanaan pembimbingan kemasyarakatan dan pelayanan kepada Klien Pemasyarakatan dapat semakin optimal. Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder harus terus diperkuat,” ujar Erwedi.
Ia menegaskan, keberhasilan proses reintegrasi sosial tidak hanya bergantung pada jajaran Pemasyarakatan. Dukungan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia usaha, lembaga sosial, keluarga, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung bagi Klien Pemasyarakatan.
![]() |
| Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah |
“Launching ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pelayanan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung proses pembimbingan dan reintegrasi sosial. Kami siap terus bersinergi dengan Bapas serta stakeholder terkait untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan,” kata Doni.
Dengan resmi hadirnya Bapas Kotabaru dan Bapas Tanjung, akses terhadap layanan pembimbingan kemasyarakatan diharapkan semakin mudah dan dekat dengan masyarakat.
Keberadaan Bapas juga diharapkan mampu memberikan pendampingan yang lebih optimal kepada Klien Pemasyarakatan, sehingga proses reintegrasi sosial dapat berlangsung secara efektif, humanis, dan berkelanjutan.
Penguatan sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mewujudkan sistem Pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada pembinaan, tetapi juga mampu mendorong Klien Pemasyarakatan untuk kembali menjadi bagian produktif dari masyarakat.
Hadirnya dua Bapas baru tersebut sekaligus menegaskan komitmen jajaran Pemasyarakatan di Kalimantan Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan masyarakat memperoleh akses layanan Pemasyarakatan yang semakin luas, profesional, dan humanis. (Siti Rahmah)





Berita